Jamaah Umrah Wajib Jalani Karantina Ekstra Ketat Di Madinah - Waspada
banner 325x300

Jamaah Umrah Wajib Jalani Karantina Ekstra Ketat Di Madinah

  • Bagikan
Ilustrasi umrah. AFP

JAKARTA (Waspada): Jika berencana umrah pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, maka Anda harus siap-siap menjalani masa karantina superketat di Tanah Suci, Arab Saudi.

Penerapan karantina itu diberlakukan bagi jamaah asing guna memastikan tidak membawa virus Covid-19. Untuk proses karantina, ketika jamaah umrah tiba di tempat karantina di Hotel Rove Madinah, mereka diminta langsung masuk kamar.

Begitu masuk, maka jamaah tidak akan bisa keluar selama tiga hari. Bahkan saking ketatnya, paspor jamaah ditahan oleh petugas hotel/karantina. Sementara segala keperluan seperti makan, minum, dan lainnya diantar langsung ke kamar masing-masing.

Hal ini berbeda ketika situasi normal sebelum pandemi Covid-19, ketika itu jamaah bebas keluar-masuk hotel. Lebih lanjut, pada masa pandemi ini tidak diperkenankan menggelar manasik secara langsung, baik pada masa karantina di Tanah Air maupun di Tanah Suci.

Contohnya puluhan jemaah umrah Indonesia yang sudah dikarantina di Hotel Rove Madinah hanya bisa menjalankan manasik secara virtual.

Pihak Konsorsium Kaaffah yang memberangkatkan puluhan jamaah itu, mengumumkan akan ada swab test Covid-19 di sela karantina. Tes swab itu dilakukan oleh petugas medis Arab Saudi.

Untuk diketahui sekira 24 jamaah umrah yang dibawa Konsorsium Kaaffah, akan menjalani swab test Covid-19 sekira pukul 16.00 waktu Madinah. Jika hasilnya negatif, maka dipersilakan menjalankan ibadah umrah.

Jika didapati ada jamaah yang positif Covid-19, maka kebijakannya yang positif lanjut karantina hingga sembuh.

“Saat ini saya menjalani karantina (di Hotel Rove Madinah, ini sudah hari kedua, jadwalnya sih sampai besok. Jadi nanti itu setelah Azhar akan dilakukan tes PCR secara kolektif,” ucap salah satu jemaah asal Bintaro, Jakarta, Refiano (45).

Ia berharap hasil tes semua jemaah negatif sehingga bisa umrah bersama. “Mudah-mudahan kita semua Insya Allah hasilnya negatif,” pungkasnya. (inews)

  • Bagikan