Waspada
Waspada » Jamaah Haji Tahun Ini Dimanjakan Oleh Pemerintah Saudi
Internasional

Jamaah Haji Tahun Ini Dimanjakan Oleh Pemerintah Saudi

Petugas pelayanan haji mendistribusikan air zamzam bagi para caloh haji di Masjidil Haram, Selasa (28/7/2020). SPA

MAKKAH, Arab Saudi (Waspada): Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Suci Masjidil Haram dan Masjid Nabawi menyiapkan air zamzam dalam kemasan botol yang bisa diperoleh secara gratis oleh para jamaah haji.

Ini merupakan bagian dari komitmen Dua Masjid Suci dalam melayani jamaah haji serta pengunjung Masjidil Haram. “Kami bangga melayani para peziarah dan pengunjung,” demikian kampanye Kepresidenan untuk Urusan Dua Masjid Suci, seperti dikutip dari Saudi Press Agency, Selasa (28/7/2020).

Kepresidenan juga meningkatkan kapasitas produksi botol air zamzam untuk dibagikan kepada para jamaah. Kemasan air zamzam dipastikan steril dan bersih.

Botol hanya bisa digunakan untuk sekali pakai, demi memastikan kebersihan dan keamanannya. Kepresiden menerapkan standar kehati-hatian yang tinggi serta langkah-langkah pencegahan untuk melindungi jemaah dan pengunjung dari virus corona.

Di tempat berbeda, Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan pengoperasian klinik keliling terpadu untuk melayani jemaah haji. Klinik disediakan di tempat-tempat pelaksanaan haji.

Klinik berada di dalam bus yang dilengkapi dengan semua peralatan medis. Selain pemeriksaan umum, klinik juga melayani pemeriksaan gigi, laboratorium, radiologi, dan apotek yang =menyediakan obat-obatan yang diperlukan pasien. Tenaga medis yang andal juga disediakan, termasuk dokter spesialis.

Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Suci juga telah memasang jalur untuk mengarahkan aliran jamaah di Masjid al-Haram, dan memastikan terjaganya jarak sosial antar jamaah.

Jalur ini juga sengaja dirancang untuk mencegah keramaian dan penumpukan jamaah, serta mengalokasikan pintu masuk dan keluar agar pergerakan jamaah tetap lancar dan tertib.

Akan ada lima klinik keliling yang dilengkapi dengan semua peralatan medis yang diperlukan dan didampingi oleh tim kesehatan yang berkualifikasi, dokter umum untuk pemeriksaan awal pasien, klinik gigi, dan laboratorium.

Klinik-klinik tersebut ditugaskan untuk mengambil sampel dan mengujinya, melakukan rontgen, dan memberikan obat kepada pasien.

Sementara itu, Mohammed Jamal, seorang peziarah Eritrea kelahiran Saudi, dan istrinya Heba adalah salah satu dari ratusan jamaah yang berhasil melewati penyeleksian haji terbatas tahun ini.

Dia mengaku sangat bersyukur dan senang dapat menjadi satu diantara sedikit jamaah yang terpilih. “Saya sangat senang terpilih untuk melakukan haji tahun ini. Semuanya telah difasilitasi bagi kami sejak kami pertama kali tiba di Makkah,” ujarnya yang dikutip di Arab News, Selasa (28/7). (Saudi gazette/arab news/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2