Waspada
Waspada » Jabat Tangan Ditolak Trump, Ketua DPR AS Robek Naskah Pidato
Internasional

Jabat Tangan Ditolak Trump, Ketua DPR AS Robek Naskah Pidato

Uluran jabat tangan Ketua DPR AS Nancy Pelosi diabaikan oleh Presiden Donald Trump. AFP

WASHINGTON, AS (Waspada): Ketua Dewan Perwakilan Amerika Serikat (DPR AS) Nancy Pelosi merobek salinan pidato setelah Presiden Donald Trump menolak berjabat tangan dengannya usai melakukan pidato kenegaraan di Gedung Capitol Hill, Washington, Selasa (4/2/2020) waktu setempat.

Hal ini menunjukkan perpecahan pahit antara kubu Partai Demokrat dan Republik. Kubu Demokrat, yang dipimpin Pelosi tampak sangat berseberangan dengan Republik, partai Trump.

Saat itu Trump berpidato di Gedung Capitol selama satu jam 18 menit. Ia mengabaikan tradisi dan menolak berjabat tangan dengan Pelosi. Seperti diketahui, Pelosi merupakan sosok yang mendorong sidang pemakzulan Trump.

Usai berpidato, Pelosi tampak mengulurkan tangan kepada Trump, namun sang presiden langsung berbalik dan memunggunginya, mengabaikan tangan Pelosi di udara kosong. Merasa kesal, Pelosi kemudian mengangkat setumpuk kertas dan secara demonstratif merobek-robeknya.

Wakil Presiden Mike Pence yang berada di samping Pelosi terlihat hanya bertepuk tangan menyanjung pidato Trump, dan mencoba mengabaikan perbuatan Pelosi.

Pidato kenegaraan yang dilakukan Trump bertepatan dengan menjelang berakhirnya sidang pemakzulan di Senat. Meski di dalam sidang tim pemakzulan yang dipimpin Dewan Perwakilan berusaha sekuat mungkin membeberkan bukti-bukti.

Hubungan Pelosi dan Trump memang memburuk. Keduanya tidak pernah bertegur sapa sejak Pelosi murka dalam rapat di Gedung Putih dan menyatakan Trump adalah boneka Rusia, lalu keluar ruangan. Insiden itu terjadi pada Oktober 2019. Perseteruan Trump dan Pelosi semakin meruncing sejak DPR memutuskan membentuk panitia khusus untuk memakzulkan Trump. (ap/And)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2