Waspada
Waspada » Italia Ditutup Total, Seluruh Kegiatan Dihentikan
Internasional

Italia Ditutup Total, Seluruh Kegiatan Dihentikan

Suasana sepi terlihat di Alun-alun St Marks di Venesia, Italia, Senin (9/3/2020). AP

ROMA, Italia (Waspada): Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengumumkan penutupan seluruh negara dalam upaya mereka memerangi wabah virus corona mulai Selasa (10/3/2020) waktu setempat.

Roma saat ini mengumumkan 9.172 kasus positif virus dengan nama resmi Covid-19 ini, dengan 463 orang meninggal dan 724 orang dinyatakan sembuh. Jumlah infeksi tersebut melonjak setelah pada Minggu (8/3/2020) Pemerintah “Negeri Piza” melaporkan angka penularan masih berjumlah 7.375 orang.

Adapun kematian karena virus corona juga berkembang secara signifikan, dari yang semula 93 orang menjadi 463 orang. Jumlah itu menjadikan Italia negara di luar China dengan kasus kematian terbanyak.

Dalam pernyataannya di televisi, PM Conte menerangkan bahwa “segala kebiasaan Italia saat ini harus berubah” di tengah merebaknya virus corona. “Kita mendapatkan laporan mengenai berkembangnya kasus baik dalam infeksi, … maupun kematian,” ujarnya, seperti dilansir BBC, Senin (9/3/2020).

Upaya penutupan yang dilakukan pemerintah pusat antara lain yaitu bakal melarang kegiatan yang menyedot publik dalam skala besar. Termasuk di antaranya kompetisi olahraga, mencakup Serie A yang merupakan liga elite sepak bola di Eropa, dan perjalanan warga bakal dibatasi.

Conte mengatakan, masyarakat hanya diizinkan untuk bepergian dalam rangka bekerja atau urusan keluarga yang sangat mendesak. Kemudian, semua warga diminta untuk tinggal di rumah dan melarang segala bentuk acara malam karena menurutnya kegiatan itu rentan menjadi momen penularan.

Dia menuturkan bahwa kebijakan tersebut bakal efektif demi melindungi elemen masyarakat yang paling rentan. “Kami harus memberikan sesuatu yang baik untuk Italia. Kami harus melakukannya sekarang. Kami hanya bisa berhasil jika semua pihak bekerja sama dan menerapkannya secara benar,” tuturnya.

Sekitar 60 juta orang di seantero negara diisolasi hingga 3 April, dalam kebijakan yang sudah diperkenalkan kawasan utara.. Media lokal mengabarkan bahwa setelah pengumuman tersebut, orang-orang membanjiri supermarket sebagai bentuk kepanikan mereka dengan membeli makanan ataupun barang penting lainnya. (bbc/sky news/And)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2