Waspada
Waspada » Israel Selangkah Lagi Legalkan Ganja
Internasional

Israel Selangkah Lagi Legalkan Ganja

Parlemen Israel semakin dekat mengesahkan legalisasi ganja setelah mayoritas anggota mendukung rancangan UU tersebut. LA Times

TEL AVIV, Israel (Waspada): Parlemen Israel semakin dekat mengesahkan legalisasi ganja sebagai undang-undang (UU) negara setelah mayoritas anggota mendukung rancangan UU tersebut.

Dikutip dari Jerusalem Post, Jumat (26/6/2020), rapat Pleno Knesset, Parlemen Israel, pada Rabu lalu meloloskan dua RUU Legalisasi Ganja.

RUU yang diajukan anggota Fraksi Likud MK, Sharren Haskel, unggul 61 suara berbanding 11 suara dalam voting yang dilakukan. Sedangkan RUU serupa yang diusulkan wakil Fraksi Blue and White MK, Ram Shefa, didukung 53 anggota berbanding 12 menolak.

Setelah disetujui dalam rapat pleno, dua RUU tersebut akan dibawa ke sidang komisi selama beberapa bulan sebelum akhirnya disahkan sebagai undang-undang negara.

Sharen Haskel mengatakan, fraksi Likud MK mendukung legalisasi ganja di Israel didorong faktor ekonomis. Sebab, data menunjukkan 30 persen remaja Israel menghabiskan banyak uang untuk mendapatkan barang tersebut dari luar negeri.

“Legalisasi ganja akan menjadi simbol bagi generasi saya serta tanda dari kebebasan pribadi,” kata Haskel (36) yang lahir di Toronto, Kanada, dimana ganja dilegalkan.

RUU Legalisasi Ganja Israel mendapat kritik dari anggota fraksi Yamina MK, Bezalel Smotrich. Dia menilai legalisasi ganja akan memberi dampak buruk bagi anak muda Israel.

Dalam rapat pleno, fraksi Yamina MK memutuskan walk out dalam proses voting. “Legalisasi ganja akan menjadi sebuah percobaan sosial berbahaya yang akan menghancurkan masa depan pemuda-pemuda Israel,” ujar Bezalel.

Dalam RUU Legalisasi Ganja Israel tercantum kepemilikan 50 gram atau sampai dua tanaman ganja di tempat pribadi untuk penggunaan personal (tumbuh di bawah cahaya alami) tidak termasuk dalam tindak pidana.

Sedangkan bagi yang memiliki ganja dari jumlah tersebut akan diancam denda besar, dan menggunakan ganja di depan publik masih dianggal tindakan ilegal.

Aturan lainnya yaitu penggunaan ganja secara pribadi hanya dibolehkan bagi mereka yang sudah berusia 21 tahun, dengan pengecualian bagi mereka yang bekerja di posisi penjaga keamanan.

Selain itu, penggunaan ganja saat mengemudi dilarang, serta pemerintah akan mengalokasikan dana khusus bagi sekolah-sekolah untuk mengedukasi siswa mengenai bahaya penggunaan ganja dan mencegah mereka dari kecanduan.

Jika RUU tersebut nantinya disahkan sebagai undang-undang, maka itu akan memungkinkan dibukanya gerai-gerai yang menjual ganja di Israel. (Jerusalem post/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2