Waspada
Waspada » India Berlakukan Lockdown Guna Tangkal Penyebaran Corona
Internasional

India Berlakukan Lockdown Guna Tangkal Penyebaran Corona

Jalanan di Ibu Kota India, New Delhi, yang sepi saat lockdown mulai diberlakukan pemerintah pada Senin (23/3/2020). CNBC

NEW DELHI, India (Waspada): India, negara terpadat kedua di dunia, mengumumkan lockdown nasional pada Minggu (22/3/2020) guna mencegah penyebaran virus corona.

“Ini adalah awal dari pertarungan yang panjang,” tulis Perdana Menteri Narendra Modi di Twitter. “Orang-orang di negara ini telah mengumumkan hari ini bahwa kita dapat menghadapi dan mengalahkan tantangan sebesar mungkin jika kita yakin,” lanjutnya.

India sebelumnya sudah menerapkan aturan karantina mandiri di negara-negara bagian yang terkena virus. Kini semakin banyak negara bagian dan teritori, termasuk ibu kota New Delhi, yang menerapkan aturan ini dan melarang semua kegiatan kecuali untuk layanan penting.

Delhi dengan populasi hampir 20 juta penduduk menutup perbatasan daratnya mulai Senin pagi (23/3/2020), dan menutup toko-toko serta kantor swasta hingga 31 Maret.

Negara-negara lain juga menerapkan lockdown sebagian atau penuh, dengan banyak menutup perbatasan, membatasi pergerakan warganya, dan menghentikan operasional sebagian besar transport umum. Beberapa wilayah seperti Bengala Barat dengan populasi lebih dari 90 juta, menutup kota-kota besar tetapi tidak wilayah pedesaan.

Kereta api India juga membatalkan semua layanan kecuali kereta kota dan kereta barang sampai 31 Maret. Penerbangan internasional sudah dilarang beroperasi sejak seminggu yang lalu, sementara sekolah, fasilitas hiburan dan monumen seperti ikon Taj Mahal telah ditutup.

Di Dharavi, Mumbai, salah satu daerah kumuh terbesar di dunia, penduduk mengatakan kekhawatirannya tentang virus itu. “Kami hidup berdampingan satu sama lain di ruang-ruang kecil yang terbatas. Tapi sekarang kami tidak diizinkan keluar sama sekali, dan polisi menegakkannya dengan ketat. Jadi ini adalah sesuatu yang menantang,” kata Raju Shaikh. (afp/And)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2