Waspada
Waspada » Hindari Penyebaran Corona, Masjid Al Aqsa Ditutup
Internasional

Hindari Penyebaran Corona, Masjid Al Aqsa Ditutup

Masjid Al-Aqsa di Yerusalem ditutup sementara guna mencegah penyebaranb virus corona. Indian Express

YERUSALEM, Palestina (Waspada): Masjid Al Aqsa di Yerusalem untuk sementara ditutup bagi pengunjung dan jamaah. Langkah itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona. Meski begitu, Direktur Masjid Al Aqsa, Omar Kiswani, mengatakan shalat berjemaah masih bisa dilakukan di wilayah terbuka di kompleks masjid tersebut.

“Departemen Wakaf Islam memutuskan untuk menutup seluruh tempat salat di dalam area Masjid Al Aqsa sampai pemberitahuan selanjutnya sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona. Seluruh kegiatan beribadah akan dilaksanakan di area terbuka kompleks Masjid Al Aqsa,” kata Kiswani seperti dilansir Al Jazeera pada Minggu (15/3).

Pada akhir pekan lalu, Kementerian Agama dan Wakaf Yordania sebagai pengurus Al Aqsa memerintahkan seluruh gereja dan masjid di wilayah Palestina untuk ditutup sementara.

Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan masjid di seluruh Tepi Barat, Palestina, juga telah mengimbau umat Muslim untuk melaksanakan salat di rumah masing-masing untuk sementara waktu demi menghindari keramaian yang bisa meningkatkan risiko terpapar Covid-19.

Pengumuman itu disampaikan masjid-masjid melalui pengeras suara. Juru bicara pemerintah Palestina, Ibrahim Melhem, menuturkan sejauh ini ada 38 kasus corona di sana. Perdana Menteri Palestina, Mohammad Shtayyeh, mengumumkan kebijakan isolasi selama 30 hari ke depan demi mencegah penyebaran penyakit serupa SARS tersebut.

Pejabat Palestina menyebutkan kasus corona pertama di Bethlehem pada 5 Maret lalu. Hal itu membuat Palestina dan Israel menutup akses keluar masuk kota dan Gereja Kelahiran Yesus yang di wilayah tersebut.

Di samping itu, tercatat ada 200 kasus virus corona di Israel. Kementerian Kesehatan Israel memerintahkan seluruh lembaga pendidikan, pusat perbelanjaan, restoran, dan tempat-tempat publik lainnya ditutup. Israel juga melarang seluruh kegiatan yang melibatkan lebih dari 10 orang. (al-jazeera/And)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2