Waspada
Waspada » Hanya 30% Warga Saudi yang Diizinkan Mendaftar Haji, Sisanya WNA
Internasional

Hanya 30% Warga Saudi yang Diizinkan Mendaftar Haji, Sisanya WNA

Foto: Pemerintah Arab Saudi tahun ini hanya mengizinkan 30% warganya untuk berhaji, sisanya merupakan warga Negara asing. Saudi Gazette

RIYADH, Arab Saudi (Waspada): Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah membuka pendaftaran haji terbatas tahun ini sejak Senin (6/7/2020) waktu setempat.

Berdasarkan informasi, dari total 10 ribu jamaah haji, 70 persen di antaranya ditujukan untuk ekspatriat di wilayah kerajaan. Sedangkan sisanya, penduduk Saudi.

Seperti dilansir Saudi Gazette, Selasa (7/7) Kementerian Haji dan Umrah mengatakan, pendaftaran di situs localhaj.haj.gov.sa untuk ekspatriat akan berakhir pada Jumat (10/7). Hingga akhirnya, hasil pencalonan akan diumumkan pada Minggu (12/7).

Pemilihan ekspatriat yang sesuai syarat dan kriteria untuk berhaji, akan melaksanakan protokol kesehatan ketat saat melakukan ibadah. Tak hanya itu, persyaratan mutlak lainnya terkait jemaah ekspatriat, adalah mereka harus berusia antara 20 dan 50 tahun.

Selain itu, calon haji ekspatriat itu juga diwajibkan untuk menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki diabetes, tekanan darah tidak normal, penyakit jantung ataupun penyakit pernapasan. Termasuk, tidak adanya gejala terkena infeksi Covid-19.

Lebih lanjut, pelamar calhaj ekspatriat Saudi juga harus memberi pernyataan bahwa dirinya akan melakukan karantina mandiri selama 14 hari sebelum dan setelah berhaji. Dalam prosesnya, calon haji itu juga disebut harus melakukan kontak setiap hari dengan kementerian. Sesuai dengan protokol kesehatan yang telah disetujui.

Sedangkan untuk warga Saudi, hanya praktisi kesehatan dan personel keamanan yang telah pulih dari virus corona yang diizinkan berhaji. Calon peserta itu, akan dilihat dari database orang yang pulih dari Covid-19 dan telah memenuhi kriteria kesehatan berhaji.

Langkah ini digadang-gadang sebagai pengakuan atas peran terpuji mereka dalam menjaga dan merawat kesehatan di berbagai segmen masyarakat. Utamanya, dalam semua fase perang melawan pandemi virus corona. (saudi gazette/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2