Waspada
Waspada » Haji 2021 Bebas Covid-19 Karena Jamaah Patuhi Prokes
Internasional

Haji 2021 Bebas Covid-19 Karena Jamaah Patuhi Prokes

Seorang jamaah haji melakukan tawaf di Masjidil Haram pada Rabu (21/7/2021) dengan berjalan di jalur yang telah ditentukan sebagai salah satu protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi. Kementerian Kesehatan Saudi memuji ibadah haji 2021 yang terbebas dari infeksi Covid-19 dan penyakit lainnya. Haramain Info

MAKKAH, Arab Saudi (Waspada): Kementerian Kesehatan Arab Saudi memuji ibadah haji tahun ini yang terbebas dari infeksi Covid-19 dan penyakit lainnya karena para jamaah mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Dilansir Arab News, Rabu (21/7/2021), hal itu disampaikan oleh juru bicara Kementerian Kesehatan Dr. Mohammed Al-Abd Al-Aly dalam konferensi pers gabungan bersama Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Haji dan Umrah pada Selasa.

Namun, panasnya cuaca membuat banyak jamaah yang mendapatkan perawatan medis akibat panasnya cuaca, ditambah dengan 651 perawatan klinis, 396 kasus darurat, dan enam kasus terkait kesehatan jantung.

Di sisi lain, Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Letnan Kolonel Talal Al-Shalhoub, berbicara tentang pentingnya mekanisme keamanan tambahan yang diterapkan pada pelaksanaan haji tahun ini.

Ia menyebut lebih banyak personel keamanan dihadirkan untuk mengawasi langkah-langkah dan protokol kesehatan Covid-19. Di sisi lain, mereka juga berupaya menjaga kesejahteraan umum para peziarah.

Dia lantas mengatakan sejauh ini sudah ada 356 pelanggar yang diamankan. Sebagian besar berusaha mencapai tempat-tempat suci tertentu di Muzdalifah, Gunung Arafat, serta Masjidil Haram.

“Saya ingin menekankan pentingnya melakukan langkah-langkah keamanan haji dan menghindari pelanggaran,” kata Al-Shalhoub.

Arab Saudi mengkonfirmasi 14 kematian baru terkait Covid-19, sehingga jumlah kematian menjadi 8.075 orang, Selasa (20/7).

Kementerian Kesehatan mengkonfirmasi 1.273 kasus baru dilaporkan di Kerajaan dalam 24 jam terakhir, yang berarti 512.142 orang kini telah tertular penyakit tersebut.

Mereka juga mengumumkan, di bawah implementasi arahan Raja Salman, Direktorat Jenderal Paspor memperpanjang validitas tempat tinggal untuk ekspatriat, visa kunjungan, visa keluar, serta visa kembali.

Semuanya akan diperpanjang secara otomatis, tanpa biaya atau kompensasi finansial, hingga 31 Agustus. (arab news/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2