Waspada
Waspada » Haji 2020 Resmi Berakhir, Jamaah Dikarantina 14 Hari
Internasional

Haji 2020 Resmi Berakhir, Jamaah Dikarantina 14 Hari

Haji tahun ini resmi berakhir pada Minggu (2/8/2020) waktu setempat. Jamaah kemudian akan menjalani karantina selama 14 hari. Al Arabiya

MAKKAH, Arab Saudi (Waspada): Pelaksanaan musim haji 2020 resmi berakhir pada Minggu, ditandai dengan tawaf wada atau tawaf perpisahan dengan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali.

Dilansir Al Arabiya, Senin (3/8/2020), pada saat melakukan tawaf wada, jamaah memasuki Masjidil Haram melalui pintu-pintu yang telah ditunjuk. Mereka diharuskan mengikuti jalur khusus yang ditandai untuk menjaga jarak hingga ke area tawaf.

Setelah semuanya selesai, sebagian jamaah akan beranjak ke hotel untuk isolasi diri. Sementara sebagian yang lain akan kembali ke kota asal mereka dan juga harus dikarantina di sana selama 14 hari.

“Saya, atas nama semua entitas negara dan swasta, mengucapkan selamat kepada Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman atas keberhasilan haji tahun ini,” ujar Menteri Haji dan Umrah, Muhammad Saleh Benten, dalam cuitan di akun Twitter miliknya, dilansir di Argaam, Senin.

Dalam kondisi normal, haji diikuti lebih dari 2,5 juta Muslim dari seluruh dunia setiap tahun. Akan tetapi, tahun ini, jamaah dibatasi maksimal 10.000 orang karena pandemi virus corona (Covid-19). Dari jumlah itu, 70 persen adalah jamaah asing dan sisanya warga lokal.

Didata ulang

Semua jamaah diharuskan mengikuti protokol kesehatan yang ketat, seperti mengenakan masker dan menjaga jarak sosial, selama pelaksanaan haji yang berlangsung 5 hari di kota suci Makkah dan sekitarnya.

Di tengah kekhawatiran dan menyebarnya Covid-19, ziarah haji kali ini dilakukan dengan jumlah terbatas dan berlangsung selama lima hari, sejak Rabu (29/7/2020). Dari 10.000 jamaah, 70 persen merupakan warga asing yang tinggal di Saudi dan sisanya warga Saudi yang bekerja di bidang kesehatan dan keamanan.

Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali, mengatakan jamaah meninggalkan Mina pada Minggu malam sebelum matahari terbenam. Seluruh jamaah sebelumnya telah mengambil nafar awal.

“Dari Mina, jamaah diantar ke Masjidil Haram dan menunaikan sholat Maghrib. Lalu mereka kembali ke hotel untuk menjalani karantina dan didata ulang,” ujarnya, Senin (3/8).

Pemulangan jamaah haji ke daerah asalnya di berbagai kota akan dilakukan secara bertahap. Dari data yang didapat Konsul Haji, ada 16 warga Indonesia ekspatriat di Saudi yang terdaftar dalam pelaksanaan haji kali ini.  (al arabiya/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2