Gelombang Kedua Corona Di AS Diprediksi Lebih Buruk - Waspada

Gelombang Kedua Corona Di AS Diprediksi Lebih Buruk

  • Bagikan
Sejumlah dokter dan perawat tengah menangani pasien yang terinfeksi Covid-19 di Rumah Sakit St. Joseph, New York, AS, Senin. AP

NEW YORK, AS (Waspada): Gelombang kedua wabah virus Covid-19 di Amerika Serikat (AS) diprediksi akan lebih parah. Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Robert Redfield menjelaskan, gelombang kedua virus corona diperkirakan terjadi bertepatan dengan awal musim flu.

Oleh karena itu Redfield menyarankan kepada warga AS untuk mempersiapkan diri sejak dini dan melakukan suntik flu. “Ada kemungkinan serangan virus di negara kita berlangsung pada musim dingin mendatang, sebenarnya ini akan lebih sulit dibandingkan dengan yang baru saja kita lalui,” kata Redfield, kepada Washington Post.

“Kita akan mengalami epidemi flu dan epidemi virus corona di saat yang bersamaan,” ujarnya, menambahkan, seperti dilaporkan kembali AFP, Rabu (22/4/2020). Redfield mengingatkan, kedatangan wabah corona dan flu di saat bersamaan akan menjadi beban bagi otoritas kesehatan dalam menangani korban dan penyediaan fasilitas.

“Jika kedua penyakit memuncak pada saat yang sama, bisa jadi sangat, sangat, sangat, sangat sulit,” ujarnya. Namun jika warga AS mengantisipasi sejak dini dengan menjalani penyuntikan, kesulitan-kesulitan tersebut mungkin akan bisa diatasi.

“Mungkin akan ada tempat tidur di rumah sakit yang cukup untuk ibu atau nenek Anda yang terinfeksi virus corona (gelombang kedua),” tuturnya. Berdasarkan data Universitas Johns Hopkins, AS sejauh ini mengonfirmasi lebih dari 800.000 kasus Covid-19, sebanyak 44.845 di antaranya meninggal. Jumlah kasus infeksi dan kematian tersebut mengukuhkan AS sebagai negara paling parah di dunia yang diterjang wabah virus corona.

 

  • Bagikan