Waspada
Waspada » G7 Janjikan 1 Miliar Vaksin Covid-19 Bagi Dunia
Headlines Internasional

G7 Janjikan 1 Miliar Vaksin Covid-19 Bagi Dunia

Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berbincang di KTT G7 yang berlangsung di Cornwall, Inggris, Kamis waktu setempat. Negara-negara anggota G7 sepakat mendonasikan setidaknya 1 miliar dosis vaksin Covid-19 untuk dunia hingga 2023. Reuters

CARBIS BAY, Inggris (Waspada): Pemimpin tujuh negara kaya dunia, G7, sepakat mendonasikan setidaknya 1 miliar dosis vaksin Covid-19 untuk dunia hingga 2023 mendatang.

Dalam pertemuan tinggi di Cornwall, Inggris, Kamis (10/6/2021) waktu setempat, para pemimpin G7 menyatakan bahwa mereka bakal menyalurkan donasi itu melalui satu skema pembagian dan pendanaan bersama.

Sebagai tuan rumah pertemuan, Inggris mengumumkan bahwa mereka juga akan menyumbangkan 100 juta dosis Covid-19 hingga tahun depan. Sekitar 80 persen dari 100 juta dosis itu akan disalurkan melalui program Covax di bawah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Inggris akan memulai program donasi negaranya itu dengan mengirimkan lima juta dosis vaksin Covid-19 dalam beberapa pekan ke depan. G7 mengambil keputusan ini setelah muncul berbagai desakan bagi negara-negara kaya untuk menyumbangkan vaksin Covid-19 ke wilayah berkembang.

Inggris sendiri hingga kini sudah memesan 400 juta dosis vaksin untuk warganya. Mereka menuai kecaman karena tak pernah mendonasikan vaksin itu ke negara-negara miskin.

Setelah pertemuan dengan negara-negara G7 ini, Perdana Menteri Boris Johnson berjanji sikap Inggris akan berubah.

“Melihat kesuksesan program vaksin Inggris, kami sekarang dalam posisi dapat membagi beberapa kelebihan dosis kami untuk yang membutuhkan,” ujar Johnson, seperti dikutip AFP.

Selain Inggris, Amerika Serikat juga mengumumkan bahwa mereka akan mendonasikan 500 juta dosis vaksin Covid-19 ke 92 negara miskin dan berkembang.

Sementara itu, negara-negara Uni Eropa juga sepakat untuk menyumbangkan setidaknya 100 juta dosis vaksin Covid-19 hingga akhir tahun ini. (afp/ap/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2