Di India 2.426 Orang Tewas Sehari Oleh Covid-19, Tertinggi Sejak Juli

  • Bagikan
Seorang petugas kesehatan di Hyderabad, India, melakukan tes swab terhadap kepada warga setempat. Negara itu pada Minggu (5/12/2021) melaporkan rekor tertinggi sejak Juli jumlah kematian penduduk akibat Covid-19 dalam tempo satu hari. AP

     NEW DELHI, India (Waspada): India pada Minggu (5/12/2021) melaporkan rekor tertinggi sejak Juli jumlah kematian penduduk akibat Covid-19 dalam tempo satu hari.

     Rekor itu diperoleh setelah dua negara bagian merevisi data kematian pasien Covid mereka. Negara Bagian Bihar di bagian timur India menambahkan 2.426 kematian yang tidak tercatat sebelumnya.

     Sementara, Negara Bagian Kerala di India Selatan menambahkan 263 kematian ke dalam penghitungannya pada Minggu ini.

     Jumlah yang direvisi itu membuat kematian satu hari pasien Covid di India naik drastis menjadi 2.796 jiwa, atau yang tertinggi sejak 21 Juli lalu, menurut penghitungan kantor berita Reuters.

     India dilanda gelombang kedua wabah virus corona yang menghancurkan pada Maret dan April lalu yang dipicu oleh kemunculan varian delta. Kematian pasien Covid kala itu mencapai ribuan jiwa, dan jutaan penduduk  terkena dampaknya.

     Negara-negara bagian India terus menambahkan jumlah kematian Covid-19 yang sebelumnya tidak dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.

     Hal itu menimbulkan perbedaan pendapat di kalangan beberapa ahli medis, bahwa kematian total di India sebenarnya jauh lebih tinggi daripada jumlah yang dilaporkan 473.326 jiwa sejauh ini.

     India, pada Sabtu melaporkan temuan baru dari kasus Omicron sehingga jumlah kejadian varian tersebut di negara itu kini menjadi tiga. Pemerintah Negara Bagian Gujarat mengatakan kasus ketiga Omicron ini merupakan seorang pria berusia 72 tahun.

     Pasien asli India ini diketahui menetap di Zimbabwe selama puluhan tahun dan kembali ke kampung halamannya pada 28 November silam.

     Sementara itu, Kementerian Kesehatan India melaporkan ada tambahan 8.603 kasus sehingga menggenapi total kasus Covid-19 menjadi 34,62 juta kasus.

     Dalam kesempatan yang sama, pemerintah India melaporkan 415 kematian baru sehingga total ada 470.530 kasus kematian akibat Covid-19 di negara itu.

     Perdana Menteri India, Narendra Mondi, pada bulan lalu meminta pejabat negara tersebut fokus pada negara-negara yang diidentifikasi berisiko. Perintah tersebut datang setelah Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan varian Omicron sebagai “variant of concern”.

     WHO menyebut Omicron yang diidentifikasi pertama kali di Afrika Selatan ini berpeluang menyebar lebih cepat dibanding varian virus corona yang telah diidentifikasi sebelumnya. India menduga varian Omicron ini tidak lebih parah dibanding sebelumnya, dengan alasan tingkat vaksinasi yang meningkat. (afp/reuters/m11)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *