Waspada
Waspada » Demokrat Sebut Trump Sebagai Ancaman Demokrasi AS
Internasional

Demokrat Sebut Trump Sebagai Ancaman Demokrasi AS

Presiden AS Donald Trump. Politico

WASHINGTON, AS (Waspada): Partai Demokrat berang karena Partai Republik secara terang-terangan ingin membebaskan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dari upaya pemakzulan.

Karena itu, pada persidangan yang berlangsung Senin (3/2) waktu setempat, Partai Demokrat mengecam Trump sebagai pria yang tanpa kompas moral yang harus dimakzulkan guna melindungi demokrasi di negeri Paman Sam.

Perwakilan Partai Demokrat Adam Schiff mengatakan, pihaknya telah membuktikan kalau Trump bersalah. “Sekarang lakukan keadilan yang adil dan memvonisnya,” kata Schiff kepada 100 anggota Senat yang dikuasi Partai Republik pendukung Trump seperti dilansir Reuters.

Schiff menambahkan, Trump telah mengkhianati keamanan nasional AS dan Trump akan melakukan hal serupa lagi. Schiff menuding presiden 73 tahun itu telah berkompromi soal pemilihan umum AS dan hal serupa bakal diulangi lagi oleh Trump.

“Jika kamu menemukan keberanian untuk melawannya (Trump), untuk mengatakan kebenaran yang mengerikan kepada kepalsuan pangkatnya, tempatmu akan berada di antara David yang membunuh Goliath,” ujar Schiff.

Drama pemakzulan terhadap Trump mendekati kesimpulan sehari sebelum Trump menyampaikan pidato kenegaraan tahunannya di hadapan Kongres AS. Di Iowa pada, para pemilih berpartisipasi dalam kontes pertama dalam proses pemilihan calon presiden dari Partai Demokrat yang menantang Trump pada pemilihan 3 November 2020 mendatang.

Pada Rabu, Partai Republik akan menentukan apakah akan turut mendukung pemakzulan Trump atau membebaskannya. Salah seorang senator moderat dari Partai Republik Lisa Murkowski dalam pidatonya pada Senin malam mengatakan tidak akan memilih menghukum meskipun menyebut tindakan Trump memalukan dan salah.

Demikian juga senator moderat dari Partai Demokrat Joe Manchin mengatakan ia belum memutuskan apakah akan memilih untuk membebaskan Trump dan melihat tidak ada jalan ke mayoritas dua pertiga yang diperlukan untuk memakzulkan presiden AS.

Tetapi ia yakin mayoritas bipartisan di Senat akan memilih mengecam Trump atas tindakannya, sebuah teguran yang lebih rendah daripada pemakzulan. Sejauh ini, tak satupun dari 53 anggota Senat Partai Republik yang menyerukan memakzulkan Trump. (reuters/And)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2