Waspada
Waspada » Corona Memburuk, 368 Orang Di Italia Tewas Dalam 1 Hari
Internasional

Corona Memburuk, 368 Orang Di Italia Tewas Dalam 1 Hari

Seorang pria berjalan seorang diri di sebuah sudut kota di Roma, Italia. Reuters

ROMA, Italia (Waspada): Italia pada Minggu (16/3/2020) waktu setempat mencatat sebanyak 368 kematian baru akibat virus corona. Ini  merupakan peningkatan tertinggi angka kematian dalam satu hari di negara itu.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (16/3/2020), hingga Minggu, total 1.809 orang meninggal di Italia, terbanyak di luar China. Jumlah yang terinfeksi mencapai 24.747 orang, menurut perhitungan yang dirilis ke media oleh layanan perlindungan sipil Italia.

Wilayah Lombardy utara di sekitar Milan tetap menjadi pusat pandemi di Eropa. Wilayah itu secara resmi melaporkan 1.218 kematian, atau 67 persen dari total seluruh kematian di Italia. Jumlah kematian di wilayah Puglia, sekitar Kota Bari, juga berlipat ganda, dari delapan menjadi 16. Wilayah Lazio yang meliputi ibu kota Italia, Roma, secara resmi mencatat 16 kematian secara keseluruhan dan 436 orang infeksi.

Di tengah status lockdown yang diberlakukan secara nasional di Italia, para warganya berinisiatif untuk membangun semangat dan keyakinan bahwa wabah virus corona akan segera berakhir.

Berbagai cara dilakukan oleh masyarakat Italia, mulai dari membentangkan spanduk dengan kalimat-kalimat yang memotivasi, memainkan alat musik, hingga bernyanyi.

Semua itu mereka lakukan dari balkon rumah mereka masing-masing, mengingat akses untuk keluar dan bepergian dari rumah sangat kecil. Rekaman video saat sejumlah penduduk Siena bernyanyi dari balkon rumah tersebar di media sosial Twitter dan menjadi viral.

Melansir The Guardian, pekan ini masyarakat di Italia diketahui  bernyanyi, menari, atau memainkan alat musik dari balkon atau jendela rumah mereka. Mereka melakukan ini sebagai upaya memompa semangat satu sama lain.

Warga yang melakukan ini adalah penduduk bagian selatan di Kota Salerno dan Naples hingga wilayah di bagian utara seperti Palermo dan Turin. Video yang beredar di Twitter, diketahui terjadi di Kota Siena, tepatnya di Tuscany Terlihat para penghuni menyanyikan lagu Canto della Verbena yang mengisahkan kota mereka.

Membangkitkan semangat seperti ini sebelumnya juga pernah dilakukan masyarakat Wuhan saat wilayahnya ditutup akibat penyebaran virus corona yang sangat tinggi.

Mereka meneriakkan “Jiayou Wuhan!” yang berarti “Semangat Wuhan!”, dari balkon rumahnya masing-masing. Peristiwa itu direkam dan kemudian dengan cepat menyebar ke penjuru dunia dan membangkitkan semangat, bahwa masa sulit ini akan segera berakhir dan dapat diatasi bersama-sama. (afp/And)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2