Corona Di Pakistan Menurun, Pakar Kesehatan Bingung - Waspada

Corona Di Pakistan Menurun, Pakar Kesehatan Bingung

  • Bagikan

ISLAMABAD, Pakistan (Waspada): Enam bulan berlalu, kasus virus Corona di Pakistan mulai turun. Hal ini membingungkan para ahli kesehatan setempat dan meredam kekhawatiran di daerah perkotaan yang padat.

Seperti dilansir AFP, Rabu (2/9/2020), menyusul lonjakan awal, jumlah infeksi Corona telah anjlok dalam beberapa pekan terakhir, dengan jumlah kematian akibat Covid-19 mencapai satu digit setiap harinya, sementara negara tetangga, India, menghitung ratusan kematian dalam sehari.

Pakistan memiliki sejarah panjang soal gagal menangani penyakit menular yang tak terhitung jumlahnya seperti polio, tuberkulosis dan hepatitis. Sementara pemerintah berturut-turut telah kekurangan dana untuk sektor perawatan kesehatan selama beberapa dekade.

Selain itu, banyak warga Pakistan yang tinggal di rumah-rumah multi-generasi yang padat atau gedung apartemen yang padat yang memudahkan penyebaran virus Corona.

“Tidak ada yang bisa menjelaskan penurunan ini. Kami tidak memiliki penjelasan konkret,” kata Salman Haseeb, seorang dokter di Rumah Sakit Pelayanan di kota timur Lahore.

Orang-orang Pakistan telah mengajukan banyak hipotesis tentang kemampuan negara mereka untuk mengatasi pandemi, mulai dari populasi yang mayoritas muda dan iklim yang panas dan lembab hingga klaim kekebalan alami yang belum terbukti.

Batasan usia median di Pakistan hanya 22 tahun dan virus Corona diketahui berdampak tidak proporsional pada orang lebih tua dengan komplikasi kesehatan sebelumnya.

Sebagai perbandingan, Italia, dengan usia rata-rata 46,5 tahun, telah mencatat lebih dari 35.000 kematian, sementara jumlah korban resmi Pakistan sekitar 6.300 kematian. Hingga saat ini, Pakistan telah mengkonfirmasi lebih dari 295.000 kasus Corona dan saat ini mencatat beberapa ratus kasus baru per hari.

Para pengamat mengatakan bahwa dengan pengujian yang terbatas, jumlah total kasus yang sebenarnya kemungkinan besar jauh lebih tinggi.

Satu latihan pengujian di Lahore menunjukkan sebanyak tujuh persen populasi kota telah terpapar virus. Tetapi bukti anekdot dari rumah sakit di seluruh Pakistan mendukung tren penurunan.

Sementara fasilitas perawatan kesehatan pada awalnya dibanjiri, dokter di seluruh Pakistan mengatakan kepada AFP bahwa mereka sekarang tidak lagi melihat layanan darurat terkait virus Corona.

“Terlepas dari alasannya, hal baiknya adalah gelombang pertama virus hampir berakhir di Pakistan,” kata Khizer Hayat, seorang dokter di rumah sakit Nishtar di pusat kota Multan. “Situasinya sekarang terkendali dan jumlah kasus virus Corona menurun, bangsal-bangsal mulai kosong. Sulit untuk mengetahui alasannya.” (afp/m11)

 

  • Bagikan