Waspada
Waspada » China-India Sepakat Berdamai
Internasional

China-India Sepakat Berdamai

PM India Narendra Modi (kiri) bersama Presiden China Xi Jinping. Net

NEW DELHI, India (Waspada): China dan India pada Selasa (23/6/2020) telah sepakat untuk mengurangi ketegangan, seminggu setelah terjadi bentrokan terparah dalam lebih dari 50 tahun terakhir di perbatasan kedua negara.

Akibat bentrokan tersebut, 20 tentara India tewas sedangkan China belum mengungkap jumlah tentara yang tewas atau luka-luka. Pertempuran yang terjadi pada Senin pekan lalu terjadi dengan baku hantam memakai pentungan, batu, serta adu jotos.

Jatuhnya korban tewas adalah yang pertama kalinya terjadi di perbatasan itu sejak 1975, yang menandai keretakan besar dalam hubungan India dan China.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan, setelah pembicaraan antara para komandan militer regional, kedua pihak “sepakat untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mendinginkan situasi”.

Surat kabar Press Trust of India melaporkan, pertemuan itu mempertemukan Letnan Jenderal Harinder Singh komandan Corps 14, dan Mayor Jenderal Liu Lin komandan Distrik Militer Tibet.

“Adanya pertemuan ini menunjukkan bahwa kedua belah pihak ingin menangani ketidaksepakatan mereka, mengelola situasi, dan melakukan deeskalasi situasi melalui dialog dan konsultasi,” kata Zhao dikutip dari AFP Selasa (23/6/2020).

Zhao menambahkan, kedua pihak “bertukar pandangan secara terbuka dan mendalam” serta “sepakat tetap menjalin komunikasi dan saling berkomitmen untuk menjaga perdamaian dan ketenangan di perbatasan”.

New Delhi belum memberi komentar resmi, tetapi sebuah sumber militer di India mengatakan, setelah pertemuan yang berlangsung hampir 11 jam, ada “kesepakatan bersama untuk menarik mundur pasukan”.

Sumber tersebut menambahkan, cara-cara untuk mengurangi gesekan di Ladakh, seberang Tibet, “sudah dibicarakan dan akan diterapkan oleh kedua pihak”.

Pertemuan itu dilakukan jelang pembicaraan virtual antara para Menteri Luar Negeri India, China, dan Rusia pada Selasa malam (23/6/2020), yang membahas virus corona dan memperingati akhir Perang Dunia II. (afp/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2