Waspada
Waspada » China Dilanda Banjir Bandang, Terbesar Dalam 1.000 Tahun
Headlines Internasional

China Dilanda Banjir Bandang, Terbesar Dalam 1.000 Tahun

Sejumlah kendaraan terendam air akibat banjir yang melanda Kota Zhengzhou di China tengah, pada Rabu (21/7/2021). Banjir terjadi akibat hujan deras selama tiga hari berturut-turut dan menewaskan 18 orang. AP

BEIJING, China (Waspada): Sebagian besar daerah di provinsi Henan, daerah China tengah, dilanda banjir bandang pada Rabu (21/7/2021). Ibu kota provinsi Henan, Zhengzhou, merupakan wilayah yang paling parah terdampak.

Para ahli meteorologi menyampaikan bahwa hujan yang mengguyur daerah tersebut merupakan hujan paling lebat dalam 1.000 tahun terakhir. Korban tewas di Zhengzhou akibat banjir bandang sejauh ini sebanyak 18 orang. Sekitar 100.000 orang dievakuasi ke zona aman.

Kehidupan jutaan orang di Henan berubah sejak akhir pekan lalu. Pasalnya, musim hujan kali ini luar biasa aktif dan menyebabkan sejumlah sungai meluap. Akibat cuaca esktrem, banyak layanan kereta api di Henan ditangguhkan.

Banyak jalan raya juga ditutup dan penerbangan ditunda atau dibatalkan. Jalanan di belasan kota berpenduduk padat juga terendam air bah. Sejak Sabtu  hingga Selasa malam, 617,1 milimeter (mm) hujan telah membasahi Zhengzhou, hampir setara dengan rata-rata tahunan kota yakni 640,8 mm.

Media lokal, mengutip para ahli meteorologi, mengabarkan bahwa curah hujan di Zhengzhou selama tiga hari tersebut baru terjadi kali ini dalam 1.000 tahun terakhir.

Ketinggian air di puluhan waduk dan bendungan juga telah melebihi batas sehingga memicu peringatan. Pada Selasa malam, pihak berwenang setempat mengatakan curah hujan telah menyebabkan jebolnya bendungan Yihetan di kota Luoyang.

Pihak berwenang menambahkan, bendungan itu bisa runtuh kapan saja. Di Zhengzhou, pusat pengendalian banjir setempat mengatakan bahwa waduk Guojiazui di kota itu juga jebol.

“Upaya pencegahan banjir menjadi sangat sulit,” kata Presiden China Xi Jinping pada Rabu. Sistem transportasi Zhengzhou lumpuh. Sekolah dan rumah sakit di sana juga lumpuh akibat genangan air yang parah.

Beberapa anak terjebak di dalam taman kanak-kanak mereka sejak Selasa. Rumah Sakit Afiliasi Pertama Zhengzhou juga lumpuh, dan bahkan pasokan cadangan turun.

Surat kabar People’s Daily melaporkan pada Rabu jika rumah sakit itu berjuang mencari transportasi untuk memindahkan sekitar 600 pasien yang kritis. (reuters/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2