Waspada
Waspada » Bocorkan Keberadaan Jendral Qasem Soleimani, Iran Hukum Mati Mata-mata AS
Internasional

Bocorkan Keberadaan Jendral Qasem Soleimani, Iran Hukum Mati Mata-mata AS

Mahmud Musavi-Majd mata-mata Amerika Serikat yang membocorkan keberadaan Jendral Qasem Soleimani dieksekusi oleh pemerintah Iran. Radio Free Europe

TEHERAN, Iran (Waspada): Pemerintah Iran telah mengeksekusi Mahmud Musavi-Majd yang memberikan informasi kepada Amerika Serikat (AS) dan Israel tentang Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Qasem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS di Irak.

Laman Mizan Online melaporkan bahwa eksekusi dilakukan pada Senin dini hari (20/7/2020) atas tuduhan spionase sehingga kasus pengkhianatannya terhadap negaranya akan ditutup selamanya.

Pihak berwenang di Iran pada Juni lalu mengatakan Musavi-Majd menyampaikan informasi tentang keberadaan Qasem Soleimani, komandan Pasukan elit IRGC, Quds, yang terbunuh dalam serangan udara AS di dekat Baghdad, Irak pada Januari silam.

Bulan lalu Pengadilan Iran mengatakan bahwa hukuman mati yang dijatuhkan untuk Musavi-Majd telah ditegakkan Mahkamah Agung Iran dan akan dilakukan ‘sesegera mungkin’.

Sebagai balasan atas pembunuhan Soleimani pada dini hari 3 Januari, serangan rudal balistik Iran di pangkalan udara Irak menyebabkan sekitar 110 tentara AS menderita cedera otak traumatis.

Beberapa jam kemudian, pasukan Iran secara tidak sengaja menembak jatuh sebuah pesawat berisi penumpang Ukraina yang baru lepas landas dari Teheran dan menewaskan seluruh penumpang sebanyak 176 orang.

Ada pun terkait kasus Musavi-Majd, pejabat Iran tidak mengatakan apakah pria itu termasuk dari 17 mata-mata yang bekerja pada Badan Intelijen Pusat AS (CIA) yang ditangkap pada musim panas 2019 lalu.

Berdasarkan laporan itu, beberapa dari mereka yang ditangkap juga dijatuhi hukuman mati. Laporan itu sendiri muncul setelah Pengadilan Iran mengumumkan pada 14 Juli kemarin bahwa seorang eks-pegawai dari Kementerian Pertahanan Iran dinyatakan bersalah karena menjual informasi kepada CIA dan dieksekusi.

Juru bicara pengadilan Gholamhossein Esmaili mengatakan pada 14 Juli bahwa Reza Asgari telah berhubungan dengan CIA selama tahun-tahun terakhirnya saat bertugas di Kementerian Pertahanan dan menjual informasi tentang program rudal Iran.

Esmaili mengatakan Asgari dieksekusi seminggu sebelumnya, serta menambahkan keterangan bahwa pria itu telah bekerja di departemen kedirgantaraan Kementerian Pertahanan dan pensiun 4 tahun yang lalu. (radio free Europe/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2