Waspada
Waspada » Bocah Singapura Tewas Di Sekolah, Siswa 16 Tahun Ditangkap
Internasional

Bocah Singapura Tewas Di Sekolah, Siswa 16 Tahun Ditangkap

Sejumlah polisi terlihat berjaga di River Valley High School Singapura yang menjadi lokasi pembunuhan seorang bocah berusia 13 tahun. Getty Images

SINGAPURA (Waspada): Tindak pembunuhan dilaporkan terjadi di sebuah sekolah menengah di Singapura. Seorang siswa berusia 13 tahun ditemukan tak bernyawa di toilet sekolah dan seorang siswa lainnya berusia 16 tahun telah ditangkap terkait pembunuhan itu.

Seperti dilansir Channel News Asia, Selasa (20/7/2021), Kepolisian Singapura dalam pernyataannya menuturkan pihaknya menerima panggilan permintaan bantuan pada Senin sekitar pukul 11.40 waktu setempat.

Panggilan itu berasal dari area 6 Boon Lay Avenue yang merupakan lokasi River Valley High School. Setibanya di lokasi, para polisi mendapati seorang siswa laki-laki dari kelas Secondary 1 tergeletak di dalam toilet sekolah.

Ada banyak luka yang terlihat pada tubuh siswa tersebut saat polisi memeriksanya. Siswa berusia 13 tahun itu dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian oleh paramedis yang memeriksanya.

Sebuah kapak telah disita polisi dari lokasi dan disebut sebagai barang bukti dalam kasus ini. Kronologi kejadian yang menyebabkan kematian siswa 13 tahun itu tidak diketahui jelas. Identitas tersangka maupun korban tidak diungkap ke publik.

Kepolisian Singapura dalam pernyataannya mengumumkan bahwa seorang siswa Secondary 4 yang berusia 16 tahun telah ditangkap terkait kematian siswa berusia 13 tahun itu. Disebutkan juga bahwa siswa 16 tahun itu akan didakwa atas pembunuhan di pengadilan pada Selasa.

Ditambahkan Kepolisian Singapura dalam pernyataannya bahwa pihaknya berniat mencari perintah pengadilan untuk menahan siswa 16 tahun itu untuk diperiksa kondisi kejiwaannya.

“Polisi akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan fakta lengkap akan ditetapkan dalam pengadilan. Sambil menunggu proses pengadilan, polisi mengimbau anggota masyarakat untuk menahan diri berspekulasi tentang kasus ini untuk menghormati keluarga korban,” demikian pernyataan Kepolisian Singapura.

Menteri Pendidikan Singapura, Chan Chun Sing, dalam pernyataan via Facebook menyatakan bahwa ‘insiden tragis’ telah terjadi di sekolah tersebut. “Kita semua terkejut mengetahui berita soal insiden tragis di River Valley High School pagi ini. Pikiran kami bersama keluarga siswa yang bersangkutan,” ucapnya.

River Valley High School diketahui memiliki siswa berusia antara 12-18 tahun, dan menawarkan Program Terintegrasi selama enam tahun. (cna/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2