Waspada
Waspada » Berlian Rp83 Miliar Dicuri Dan Ditukar Batu Krikil
Internasional

Berlian Rp83 Miliar Dicuri Dan Ditukar Batu Krikil

Seorang wanita bernama Lulu Lakatos ditangkap karena mencuri sejumlah berlian senilaii 4,2 juta poundsterling (Rp83,2 miliar) dari toko perhiasan mewah di London dan menukarnya dengan batu kerikil. Telegraph

LONDON, Inggris (Waspada): Seorang wanita ditangkap karena mencuri sejumlah berlian senilaii 4,2 juta poundsterling (Rp83,2 miliar) dari toko perhiasan mewah di London dan menukarnya dengan batu kerikil.

Lulu Lakatos diduga menyamar sebagai ahli permata bernama “Anna”, dikirim oleh kelompok yang menyamar sebagai investor kaya dari Rusia yang ingin membelinya dari toko perhiasan Boodles di pusat kota London.

Wanita 60 tahun itu kemudian berpura-pura memeriksa 7 berlian di showroom Boodles di New Bond Street di Mayfair, London. Pengadilan Mahkota di Southwark mengatakan bahwa berlian diletakkan di tas dan disimpan di lemari besi toko sambil menunggu transfer uang yang dibatalkan.

Namun, ketika tas itu dibuka lagi berlian itu sudah dipalsukan dengan 7 batu kerikil. “Berlian itu telah dicuri oleh terdakwa dengan tipuan tangan,” kata jaksa Philip Stott, dilansir The Guardian, Rabu (21/7/2021) .

Lakatos yang lahir di Romania, tetapi tinggal di Prancis, membantah telah melakukan pencurian yang telah berlangsung pada 10 Maret 2016 lalu itu.

Pengadilan diberitahu bahwa pada Februari 2016, ketua Boodles Nicholas Wainwright diperkenalkan kepada seorang pria yang menyebut dirinya “Simon Glass”, yang mengatakan dirinya tertarik membeli berlian bernilai tinggi sebagai investasi.

Mereka bertemu di Monako pada Maret 2016, di mana Wainwright diperkenalkan dengan rekan bisnis Glass, orang Rusia yang bernama “Alexander”. Setelah diskusi, penjualan disetujui.

Kemudian Lakatos dikirim ke Boodles untuk memeriksa perhiasan pada 10 Maret 2016, kata pengadilan. Wanita itu bersama dengan Wainwright dan ahli permata perusahaan, Emma Barton, masuk ke dalam ruang pertemuan di basement toko perhiasan.

Stott mengungkapkan bahwa Lakatos memeriksa dan menimbang berlian itu sebelum membungkusnya satu per satu dengan kertas tisu yang sudah dipotong-potong dan menempatkannya dalam kotak.

“Ketika pemeriksaan selesai, kotak-kotak itu dimasukkan ke dalam tas seperti dompet yang bisa diresleting, yang kemudian digembok,” ucapnya.

Baru permata yang dicuri itu bernilai 4,2 juta poundsterling (Rp 83,2 miliar), termasuk berlian 20 karat berbentuk hati bernilai lebih dari 2,2 juta poundsterling (Rp43,6 miliar) dan berlian merah muda mewah 3 karat bernilai 1,1 juta poundsterling (Rp21,8 miliar).

Laktos ditangkap di Prancis dengan surat perintah penangkapan Eropa pada September 2020, sebelum diekstradisi ke Inggris. Sementara, persidangan masih berlanjut. (the guardian/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2