Berkerudung, Angelina Jolie Kunjungi Kamp Pengungsi - Waspada
banner 325x300

Berkerudung, Angelina Jolie Kunjungi Kamp Pengungsi

  • Bagikan
Aktris Angelina Jolie berpidato saat mengunjungi kamp pengungsi di Burkina Faso pada Minggu (20/6/2021) waktu setempat. Kamp tersebut menampung ribuan warga Mali yang melarikan diri dari kekerasan kelompok militant. Ahzab News

OUAGADOUGOU, Burkina Faso (Waspada): Aktris Angelina Jolie mengunjungi kamp pengungsi di Burkina Faso pada Minggu (20/6/2021) waktu setempat. Kamp tersebut menampung ribuan warga Mali yang melarikan diri dari kekerasan kelompok militan di wilayah tersebut.

Mengenakan kerudung berwarna cokelat, Jolie mengunjungi kamp di Goudebou. Dia datang dengan menggunakan helikopter dan didampingi Menteri Luar Negeri Burkina Faso Alpha Barry.

Kunjungan Jolie ke sana dalam rangka memperingati Hari Pengungsi Sedunia. Mantan istri Brad Pitt ini menjabat duta besar untuk organisasi pengungsi PBB, UNHCR,

“Saya telah memperingati hari ini setiap tahun selama 20 tahun dengan pengungsi di berbagai negara. Saya tidak pernah sekhawatir ini tentang keadaan pengungsian secara global seperti hari ini,” kata Jolie.

Menurut dia, saat ini upaya menemukan solusi guna membawa kembali para pengungsi ke rumahnya belum mencapai separuhnya.

Aktris Angelina Jolie berpidato saat mengunjungi kamp pengungsi di Burkina Faso pada Minggu (20/6/2021) waktu setempat. Kamp tersebut menampung ribuan warga Mali yang melarikan diri dari kekerasan kelompok militant. Ahzab News

“Sebenarnya kita hanya melakukan tak sampai separuh dari yang bisa dan harus dilakukan untuk menemukan solusi untuk memungkinkan para pengungsi pulang ke rumah atau untuk membantu negara-negara yang menampung pengungsi, seperti Burkina Faso. Berusaha bertahun-tahun dengan sedikit sekali bantuan kemanusiaan untuk menyediakan bantuan dan perlindungan dasar,” ujarnya.

Dukungan kepada negara-negara tuan rumah bagi pengungsi seperti Burkina Faso juga belum maksimal. Padahal mereka turut menyediakan bantuan dan kebutuhan dasar, termasuk perlindungan.

Sejak 2012, sekitar 22 ribu pengungsi dari berbagai negara telah mengungsi ke Burkina Faso. Mereka termasuk banyak warga Mali yang melarikan diri dari kekerasan kelompok militan di wilayah utara dan tengah negara tersebut.

Sejak 2015, Burkina Faso turut menjadi target operasi terror ISIS dan Al-Qaeda. Lebih dari 1.400 orang di sana telah tewas dan sekitar satu juta lainnya terpaksa meninggalkan rumah mereka. (voa/m11)

 

  • Bagikan