Waspada
Waspada » Belum Ada Bukti Covid-19 Bisa Menular Dari Makanan
Internasional

Belum Ada Bukti Covid-19 Bisa Menular Dari Makanan

Ilustrasi

BEIJING, China (Waspada): Para peneliti China memastikan sejauh ini belum ada bukti virus corona bisa menular melalui makanan yang dikonsumsi.

Ahli epidemolog dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China Feng Luzhou mengatakan, masyarakat tak perlu takut mengonsumsi daging, termasuk makanan dari hewan laut, terkait paparan virus.

Seperti dilansir Xinhua, Minggu (21/6/2020), Isu ini mengemuka setelah China mengalami lonjakan kasus baru virus corona dengan korban terbanyak terkait dengan cluster pasar induk daging dan sayuran Xinfadi di Beijing.

Menurut Feng, studi menunjukkan secara umum virus corona menginfeksi melalui tetesan atau droplet, baik melalui saluran pernapasan maupun kontak langsung.

Risiko lainnya berasal dari paparan aerosol yang terkonsentrasi di lingkungan tertutup dalam waktu lama. Meski demikian Feng tetap menekankan kebersihan makanan, meskipun potensi penularan melalui saluran pencernaan sangat kecil. Selain itu penting juga memastikan perabot dapur dan peralatan makan bersih melalui disinfeksi.

Pasien pertama terungkap

Sementara sosok orang yang pertama kali membawa virus corona di cluster Pasar Xinfadi, Beijing, China, atau ‘patient zero’ terungkap. Dia merupakan pria 52 tahun yang berbelanja ikan di pasar induk daging, sayur, dan buah-buahan itu pada awal Juni lalu.

Laporan media massa China mengungkap, pria tersebut bermarga Tang. Dia merupakan orang pertama yang didiagnosis terinfeksi virus corona. Hingga kini setidaknya 157 orang sudah terjangkit di Beijing, sebagian besar terkait dengan cluster pasar Xinfadi.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Beijing TV dari rumah sakit, Tong mengaku jatuh sakit setelah mengunjungi pasar Xinfadi pada 3 Juni. “Saya pergi membeli ikan. Anak-anak saya ingin makan ikan. Saya pun membelinya dan kemudian terinfeksi,” kata Tong, seperti dilaporkan kembali The Sun, Jumat (19/6/2020).

Setelah mengeluh tak enak badan, Tong pergi ke rumah sakit pada Rabu pekan lalu hingga akhirnya dipastikan terjangkit virus itu pada keesokan harinya. Tong pun menjadi orang pertama dengan kasus Covid-19 setelah ibu kota China tersebut 57 hari terbebas dari penambahan korban baru. (Xinhua/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2