Beijing Jadi Pusat Baru Penyebaran Covid-19 Di China

  • Bagikan

BEIJING, China (Waspada): Pejabat kesehatan di China kembali melaporkan tambahan 49 kasus virus corona (Covid-19) pada Senin (15/6/2020). Dari keseluruhan kejadian infeksi baru yang dikonfirmasi itu, 36 diantaranya ditemukan di ibu kota Beijing.

Kantor berita AFP melansir, sebagian besar wabah virus corona di China telah dikendalikan di bawah aturan lockdown ketat yang diberlakukan pada awal tahun ini. Akan tetapi, kemunculan gelombang epidemi baru di negara itu sejak pekan lalu dikaitkan dengan keberadaan pasar daging dan sayuran di Beijing Selatan.

Selain di Beijing, Komisi Kesehatan Nasional China (NHC) menyatakan, ada tiga kasus yang dikonfirmasi di Provinsi Hebei yang mengelilingi Beijing. Pemerintah Kota Beijing telah memulai pengujian massal di Pasar Makanan Xinfadi, serta terhadap warga yang tinggal di sekitarnya. Pengujian juga dilakukan terhadap siapa saja yang mengunjungi pasar itu dalam beberapa pekan terakhir.

Para pejabat setempat mengatakan, mereka berencana untuk melakukan tes Covid-19 kepada 46.000 penduduk di wilayah tersebut. Saat ini, lebih dari 10.000 orang telah diuji.

Sebelas kawasan perumahan di dekat Pasar Xinfadi telah dikarantina secara lokal, dan pemerintah di beberapa kota telah memperingatkan penduduk untuk tidak melakukan perjalanan ke Beijing.

Selain temuan 36 kasus baru dari klaster pasar Beijing, Pemerintah China juga hari ini menemukan 10 kasus impor pada Senin. Secara total, ada 177 orang yang mengidap Covid-19 di China saat ini. Jumlah ini adalah yang tertinggi sejak awal Mei. Dua pasien di antaranya dalam kondisi parah.

Ada pula 18 kasus baru orang tanpa gejala (OTG) yang ditemukan, dengan tujuh di antaranya bersifat domestik. China tidak menghitung secara perinci berapa total kasus tanpa gejala semacam itu yang telah dikonfirmasi.

Sebelumnya, pada Minggu, China melaporkan 57 kasus baru virus corona. Ini adalah jumlah lonjakan infeksi harian tertinggi sejak April. NHC menyatakan, 36 dari 57 kasus baru yang dikonfirmasi pada Minggu adalah infeksi domestik yang ditemukan di Ibu Kota Beijing. Dua kasus infeksi lainnya yang dilaporkan pada hari yang sama berada di timur laut Provinsi Liaoning.

Pejabat kesehatan setempat mengatakan, keduanya masih berhubungan dekat dengan kasus-kasus yang ada di Beijing. Setelah China sempat merasakan dua bulan tanpa kasus baru Covid-19, NHC mengonfirmasi kejadian pertama infeksi virus corona di Beijing Jumat (12/6/2020) lalu.

Pejabat pemerintah di kota itu pun memutuskan untuk menunda pembukaan kembali sekolah-sekolah dasar yang telah ditutup sejak pandemi melanda China. (afp/reuters/m11)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *