Banjir Di Eropa Menewaskan 90 Orang Lebih

  • Bagikan
Banjir yang melanda Jerman, Belgia, dan Belanda hingga Jumat (16/7/2021) telah menewaskan 90 orang lebih. Sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang. AP

BERLIN, Jerman (Waspada): Jumlah korban tewas akibat banjir besar yang melanda Jerman, Belgia, dan Belanda, hingga Jumat (16/7/2021) telah mencapai 90 orang lebih. Sementara, ratusan lainnya masih dinyatakan hilang.

Otoritas Negara Bagian Rhineland-Palatinate di Jerman menegaskan bahwa 50 warganya meninggal dunia dalam bencana itu. Sembilan korban di antaranya merupakan penghuni rumah tinggal khusus disabilitas.

Sementara di Provinsi Tally, Belgia, tercatat 12 orang meninggal, sementara lima orang dinyatakan hilang. Hal itu dilaporkan otoritas setempat kepada kantor berita Associated Press pada Jumat.

Banjir juga merendam sejumlah wilayah di Belanda. Otoritas Belanda memperingatkan warga yang berada di kota atau desa di sekitar sungai Meus, Provinsi Limburg, untuk meninggalkan rumah. Pasalnya, rumah di kawasan tersebut terendam air.

Pihak berwenang menyebut ketinggian air Meuse dan Rur mencapai rekor tertinggi. Sementara di Valkenburg, ujung selatan Limburg, dekat perbatasan Belgia dan Jerman, banjir telah melanda pusat kota.

Banjir besar yang melanda sebagian Eropa ini terjadi karena hujan deras tanpa henti yang berlangsung sejak Rabu. Sungai-sungai meluap, tanggul jebol dan membuat lonjakan air semakin tak terkendali dan menghantam pemukiman masyarakat.

Dari pantauan kantor berita AFP, sejumlah warga berada di atap rumah menunggu kedatangan helikopter penyelamat. Salah satunya yakni Annemarie Mueller, 65, yang tengah memandangi banjir di halaman rumahnya dari balkon. Ia menyebut kota Mayen tak siap menghadapi bencana banjir.

Kanselir Jerman Angela Merkel mengaku kaget dengan bencana banjir tersebut. Ia menyebutnya sebagai ‘tragedi’. “(Pemerintah mengerahkan) segala daya dalam keadaan yang paling sulit, menyelamatkan nyawa, mencegah bahaya dan meringankan penderitaan,” tutur Merkel.

Disebutkan, banjir ini menjadi salah satu bencana terburuk Jerman setelah Perang Dunia II. Selain Jerman, banjir juga melanda Luksemburg dan Belgia gegara hujan lebat. Akibatnya 8 orang di Belgia dan 4 orang di Luksemburg tewas.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *