Waspada
Waspada » Bangunan Ambruk Di India Dan Korsel Tewaskan Belasan Orang
Internasional

Bangunan Ambruk Di India Dan Korsel Tewaskan Belasan Orang

Tim penyelamat menyingkirkan reruntuhan bangunan di Mumbai, India, guna mencari kemungkinan adanya korban selamat. Hujan lebat menyebabkan bangunan tempat tinggal itu tiba-tiba ambruk dan menewaskan 11 orang. AP

NEW DELHI, India (Waspada): Sedikitnya 11 orang tewas di India dan sembilan lainnya tewas di Korea Selatan akibat bangunan tempat tinggal yang mendadak ambruk pada Rabu (9/6/2021) waktu setempat.

Dilansir kantor berita AFP, Kamis (10/6/2021), hujan lebat menyebabkan sebuah bangunan tempat tinggal tiba-tiba ambruk di daerah kumuh Mumbai, India. Korban tewas termasuk delapan anak-anak.

Otoritas kota Mumbai mengonfirmasi bahwa tujuh warga lainnya terluka. Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlanjut untuk menemukan beberapa orang lainnya yang dikhawatirkan hilang.

Usai insiden ini, warga telah dievakuasi dari bangunan terdekat yang dianggap dalam kondisi berbahaya. Dari para korban yang terluka, enam orang di antaranya berada dalam kondisi stabil, dengan seorang wanita berusia 30 tahun dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis.

“Tiga orang masih diduga terperangkap dan operasi pencarian sedang dilakukan untuk menemukan mereka,” kata Prabhat Rahangdale dari otoritas kota Mumbai kepada harian Indian Express.

Di India, insiden ambruknya gedung yang dibangun dengan buruk sering terjadi selama musim hujan. Hujan deras yang mengguyur Mumbai pada Rabu menimbulkan banjir dan memicu kekacauan lalu lintas.

Pemadam kebakaran di Seoul, Korea Selatan, berjuang mencari korban selamat di antara reruntuhan bangunan yang ambruk menimpa bus pada Rabu. AP

Menimpa bus

Sementara sembilan orang tewas ketika sebuah gedung lima lantai yang sedang dihancurkan di kota Gwangju, barat daya Seoul, tiba-tiba ambruk, menimpa sebuah bus. Beberapa orang lainnya luka-luka dalam insiden tersebut.

Tayangan dramatis yang disiarkan televisi menunjukkan bus tersebut terkubur dalam puing-puing dan diselimuti oleh awan debu besar saat gedung ambruk. Bus yang berhenti di depan lokasi penghancuran gedung itu membawa 17 orang saat kecelakaan.

Badan Pemadam Kebakaran Nasional menyatakan, sembilan penumpang bus tewas dan delapan orang lainnya luka parah. Dikatakan bahwa semua pekerja di lokasi pembongkaran gedung telah dievakuasi sebelum runtuh.

Penyebab kecelakaan itu belum diketahui secara jelas. Pihak berwenang mengatakan bahwa polisi telah meluncurkan penyelidikan atas insiden maut tersebut.

Sebelumnya pada tahun 1995, sebuah gedung department store runtuh, menewaskan lebih dari 500 orang. Insiden itu menjadi bencana terbesar di era pasca perang di negeri Ginseng tersebut. (afp/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2