Waspada
Waspada » Amerika Pesta Pora Rayakan Kemenangan Biden-Harris
Headlines Internasional

Amerika Pesta Pora Rayakan Kemenangan Biden-Harris

WASHINGTON, AS (Waspada): Ribuan warga Amerika Serikat pada Sabtu (7/11/2020) waktu setempat turun ke jalanan di berbagai kota untuk merayakan kemenangan Joe Biden dan Kamala Harris dalam pemilihan presiden (Pilpres) AS 2020.

“Aku dapat berdansa dan berteriak sepanjang hari!” ujar Bernadette Etienne, seorang pensiunan penerjemah seperti dilansir Al Jazeera, Minggu (8/11/2020). Para pendukung Biden bersorak-sorai, menari memainkan musik, dan minum sampanye di jalanan depan Gedung Putih di ibu kota Washington.

Kerumunan orang kian lama kian bertambah. Banyak dari mereka mengenakan kaus bertuliskan Black Lives Matter dan banyak kendaraan tak henti-hentinya membunyikan klakson kendaraan.

“Saya telah mempersiapkan hal ini sejak lama,” seru Andrew Hasson di jalanan depan Gedung Putih kepada Al Jazeera. “Minggu ini sangat menyiksa menantikan hasil Pemilu. Tapi begitu hasilnya keluar, luar biasa sekali. (Washington) DC kembali hidup,” tambahnya.

Duet Joe Biden dan Kamala Harris sukses mendepak pasangan petahana Donald Trump dan Mike Pence dari jabatan presiden dan wakil presiden setelah mengantongi 290 suara elektoral. Keduanya akan dilantik pada 20 Januari 2021.

Pesta serupa juga berlangsung di New York, Philadelphia, Atlanta, hingga Los Angeles. Patrisse Cullors, salah satu pendiri dan direktur eksekutif Black Lives Matter Global Network Foundation, mengatakan, “Para pemilih kulit hitam muncul dalam jumlah besar untuk mengubah negara ini dan menyingkirkan rasis di Gedung Putih.”

“Yang sangat jelas adalah warga kulit hitam memilih adalah faktor yang mendukung Joe Biden dan Kamala Harris, terutama di negara bagian yang bertempur di Rust Belt. Sangat mengejutkan bahwa orang yang sama yang telah diperlakukan paling buruk oleh demokrasi kita melakukan yang terbaik untuk menyelamatkannya,” tambahnya.

“Kami mengucapkan selamat kepada Joe Biden karena menjadi presiden, dan khususnya Kamala Harris, karena telah menjadi wanita pertama di negara ini-seorang perempuan kulit hitam-yang menjabat sebagai wakil presiden. Kemenangan bersejarah ini adalah bukti dari pekerjaan yang telah dilakukan wanita kulit hitam di jalanan, di kampanye ini, dan di setiap tingkat politik,” kata Cullors.

Senator Chuck Schumer juga turut merayakannya di jalan-jalan New York, menyatakan bahwa ‘malam gelap yang panjang di Amerika’ telah berakhir. Dilansir kantor berita Associated Press, banyak warga AS yang berharap mantan wapres Barack Obama itu dapat menyatukan lagi Negara yang warganya telah terpecah-belah selama empat tahun masa pemerintahan Trump.

Tak hanya di AS, massa di sejumlah kota di Eropa juga merayakan kemenangan Biden-Kamala dengan kembang api dan suara lonceng gereja. Sejumlah pemimpin negara Eropa juga beramai-ramai mengucapkan selamat kepada Biden dan wakilnya, Kamala Harris.

Dilansir dari laman Fox News, jajaran pemimpin global seperti Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, Presiden Prancis Emmanuel Macron, PM Italia Giuseppe Conte, PM Irlandia Micheal Martin, dan Presiden Spanyol Pedro Sanchez Perez-Castejon, mengucapkan selamat kepada Biden dan Haris melalui media sosial.

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2