90 Ribu Masjid Di Saudi dan Al-Aqsa Dibuka Kembali Pada Minggu - Waspada

90 Ribu Masjid Di Saudi dan Al-Aqsa Dibuka Kembali Pada Minggu

  • Bagikan
Sejumlah petugas membersihkan pelataran Masjid Al-Aqsa yang akan Kembali dibuka mulai Minggu 31 Mei mendatang. Arab News

RIYADH, Arab Saudi (Waspada): Kementerian Agama Kerajaan Arab Saudi berencana membuka kembali 90 ribu masjid pada Minggu (31/5/2020). Namun sebelumnya, petugas masjid dan kesehatan akan menuntaskan proses pembersihan dan sanitiasi pada puluhan ribu masjid itu.

Seperti dilansir Saudi Gazette, Jumat (28/5/2020), nyaris semua masjid di Kerajaan Saudi bakal dibuka setelah ditutup selama lebih dari dua bulan akibat pandemi corona. Hanya masjid di kota Makkah, termasuk Masjidil Haram, yang belum diizinkan dibuka lagi.

Pembukaan kembali masjid untuk mengadakan ibadah berjamaah sudah menjadi arahan Menag Saudi Abdullatif Al-Asheikh. Keputusan ini didasari saran yang diberikan Dewan Ulama Saudi.

Kemenag Saudi menggencarkan kampanye beribadah di masjid sesuai pedoman kesehatan pencegahan corona. Tujuannya agar jamaah mengetahui apa saja yang perlu dilakukan untuk kembali beribadah di Masjid. Di antara pedoman itu ialah berwudhu dari rumah, menjaga jarak shaf, membawa sajadah, cuci tangan dengan sabun setelah dan sebelum ke masjid.

Kelompok Muslim yang telah berusia lanjut (lansia), anak-anak dan yang punya penyakit kronis tetap dianjurkan beribadah di rumah saja. Sebab ketiga kategori itu paling rentan mengalami resiko terburuk terjangkit corona. Selama di Masjid, jamaah diminta memakai masker, mengindari bersalaman, dan berkerumun.

Sementara itu, setelah ditutup selama dua bulan, Masjid al-Aqsa di Yerusalem juga akan kembali dibuka mulai Minggu. Kabar itu disampaikan otoritas yang bertanggung jawab mengawasi situs suci di kota tersebut, Rabu.

Direktur Masjid al-Aqsa, Syekh Omar al-Kiswani mengumumkan, langkah pencegahan akan diterapkan di pintu masuk masjid pada saat pembukaan nanti. Hal itu dia sampaikan seusai rapat yang digelar Departemen Wakaf Agama yang dijalankan Kerajaan Yordania, yang membahas langkah terkini sehubungan dengan masjid tersebut.

Sementara itu, otoritas tidak akan memberlakukan pembatasan jumlah orang yang diizinkan beribadah di dalam masjid. Masjid al-Aqsa ditutup untuk semua jamaah sejak akhir Maret di tengah wabah virus corona di wilayah Palestina. Hingga Rabu, Palestina mencatat total 613 kasus Covid-19, termasuk lima kematian di antaranya.

Masjid al-Aqsa adalah situs paling suci ketiga di dunia bagi umat Islam setelah Masjid al-Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Umat Yahudi menyebut area Kompleks Masjid al-Aqsa tersebut sebagai Kuil Gunung, mengklaimnya sebagai situs dua kuil Yahudi di zaman kuno. (saudi gazette/arab news/m11)

 

  • Bagikan