8 Negara Deteksi Covid-19 Varian Omicron

  • Bagikan
Seorang petugas SPBU di Pretoria, Afrika Selatan, menunjukkan tajuk utama sebuah surat kabar yang memberitakan varian baru virus corona. Kemunculan varian Omicron atau B.1.1.529, yang jago bermutasi membuat berbagai negara dunia kelabakan. AP

     JENEWA, Swiss (Waspada): Kemunculan varian Covid-19 baru, Omicron atau B.1.1.529, yang jago bermutasi membuat berbagai negara dunia kelabakan. Pasalnya, dunia belum sepenuhnya berhasil meredam penyebaran varian Delta dan kini sudah dihadapkan lagi dengan ancaman varian baru yang diduga lebih menular.

     Dilansir AFP, Minggu (28/11/2021), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan varian Omicron sebagai Variant of Concern (VOC) bersama dengan varian Delta, Alpha, Beta, dan Gamma.

     Variant of Concern merupakan varian yang menjadi perhatian karena memiliki tingkat penularan tinggi, virulensi yang tinggi, dan menurunkan efektivitas diagnosis, terapi serta vaksin yang ada. Berikut beberapa negara yang telah mendeteksi varian Omicron di wilayahnya:

1. Italia

     Institusi Kesehatan Nasional Italia (ISS) mengatakan satu kasus varian Omicron telah terdeteksi di negara itu pada Sabtu (27/11/2021) waktu setempat.

2. Jerman

     Pejabat kesehatan Jerman mengonfirmasi terdeteksinya dua kasus Covid-19 varian Omicron di negara itu pada Sabtu (27/11). Kedua kasus ini terdeteksi di negara bagian Bavaria, berasal dari dua orang yang baru tiba di Jerman pada 24 November setelah melakukan perjalanan dari Afrika Selatan.

3. Inggris

     Inggris mengonfirmasi dua kasus varian Covid-19, Omicron. Dua pasien yang diketahui terjangkit varian Covid Omicron itu juga diketahui baru melakukan perjalanan dari Afrika Selatan

     “Setelah semalaman pengurutan genome, Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengonfirmasi ada dua kasus Covid-19 dengan mutasi B.1.1.529 (Omicron) telah teridentifikasi di Inggris,” demikian pernyataan resmi pemerintahan Inggris seperti dikutip dari AFP, Sabtu (27/11).

4. Belgia

     Belgia mendeteksi kasus pertama varian Covid-19 varian Omicron. Varian ini menjangkit seorang perempuan dewasa muda yang belum divaksinasi. Pasien tersebut baru tiba dari dari Mesir melalui Turki.

     Setelah 11 hari kembali, ia mengalami gejala ringan seperti flu. Pasien tersebut kemudian dites dan dinyatakan positif Covid-19 pada Senin (22/11). Keluarga pasien disebut tidak mengalami gejala, tetapi sedang menunggu hasil tes.

5. Israel

     Israel melaporkan temuan satu kasus Covid-19 varian Omicron.

“Varian yang ditemukan di negara-negara Afrika Selatan itu terdeteksi ada di Israel,” demikian pernyataan Kementerian Kesehatan Israel, seperti dikutip AFP, Jumat (26/11).

     Berdasarkan penelusuran pemerintah, pasien Covid-19 varian Omicron itu baru saja kembali dari Malawi. Meski begitu, Israel tak menjabarkan status vaksinasi pasien Covid-19 Omicron itu. Israel juga mendeteksi tujuh suspek kasus Covid-19 Omicron.

6. Afrika Selatan

     Pada 14 November, Afrika Selatan mencatat temuan pertama varian Omicron yang saat itu dikenal dengan varian Botswana pada 9 November lalu. Menurut Institut Nasional untuk Penyakit Menular Afrika Selatan, sudah ada 22 kasus varian Omicron terdeteksi di negara itu hingga saat ini.

     “Kami telah mendeteksi varian baru yang menjadi perhatian di Afrika Selatan. Memiliki jumlah mutasi yang sangat tinggi. Ini menyebabkan banyaknya infeksi,” kata ahli virologi Tulio de Oliveira pada konferensi pers, dikutip dari AFP.

7. Botswana

     Kasus varian baru ini ditemukan pertama kali di Botswana pada 11 November. Kementerian Kesehatan Botswana mengkonfirmasi bahwa ada empat kasus varian baru B.1.1.529 yang terdeteksi. Dikutip The Straits Times, keempat pasien itu semuanya telah menerima vaksinasi lengkap.

8. Hongkong

     Ada dua kasus varian Omicron yang terdeteksi di Hongkong. Satu kasus yang ditemukan menimpa seorang pria berusia 36 tahun yang baru saja pulang dari Afrika Selatan. Dia dikabarkan memiliki tes PCR negatif sebelum terbang dari Hong Kong ke Afrika Selatan. (afp/m11)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *