Waspada
Waspada » 54 Ribu Kasus Sehari, Infeksi Covid-19 Di Brasil Tembus 1 Juta
Internasional

54 Ribu Kasus Sehari, Infeksi Covid-19 Di Brasil Tembus 1 Juta

Setelah mengalami lonjakan kasus harian yang sangat mengkhawatirkan, Kasus infeksi Covid-19 di Brasil tembus 1 juta. TASS

BRASILIA (Waspada): Penambahan kasus virus Corona (Covid-19) di Brasil kembali memecehkan rekor harian tertinggi. Otoritas Brasil melaporkan lebih dari 54 ribu kasus baru dalam sehari.

Hingga Minggu (21/6/2020), total kasus Corona di Brasil telah mencapai 1.070. 139 kasus. Angka ini tercatat sebagai total kasus Corona terbanyak kedua di dunia, setelah AS dengan lebih dari 2,2 juta kasus.

Kementerian Kesehatan Brasil melaporkan 54.771 kasus baru dalam 24 jam terakhir pada Sabtu. Lonjakan kasus yang tercatat sebagai tambahan kasus harian tertinggi di negara ini terjadi pada Jumat (19/6) waktu setempat.

Lonjakan kasus ini disebabkan ‘ketidakstabilan’ dalam sistem pelaporan dalam sepekan terakhir, yang berarti ada beberapa wilayah yang melaporkan data dari beberapa hari dalam satu waktu. Kementerian Kesehatan Brasil juga melaporkan 1.206 kematian dalam sehari. Total kematian akibat virus Corona di Brasil mencapai 48.954 orang.

Sebelumnya, Brasil melaporkan kasus baru harian tertinggi yakni nyaris 34.918 kasus baru dan 1.282 kematian pada Selasa (16/6) waktu setempat. Saat itu Brasil telah mencatat lebih dari 923 ribu kasus infeksi Corona dengan total jumlah kematian mencapai 45.241 kematian.

Kasus Corona pertama di Brasil dilaporkan pada 26 Februari lalu, yang berasal dari sekelompok turis kaya yang datang dari Eropa. Pandemi Corona semakin menyebar luas di negara itu, dengan kota-kota seperti Sao Paulo dan Rio de Janeiro menjadi wilayah yang terdampak parah. Kini, menurut data Kementerian Kesehatan, virus Corona telah menyebar hingga ke 82 persen wilayah Brasil.

Para pakar setempat menyebut Brasil mungkin mengalami under-testing, atau yang berarti angka sebenarnya di lapangan jauh lebih tinggi dari data resmi. Situasi ini terjadi karena kurang meluasnya tes Corona yang dilakukan pemerintah Brasil.

“Angka 1 juta itu jauh lebih sedikit daripada jumlah orang-orang sebenarnya telah terinfeksi, karena ada under-reporting sebanyak 5-10 kali lipat dari itu. Angka sebenarnya mungkin setidaknya 3 juta dan mungkin bisa mencapai 10 juta orang,” sebut profesor medis dari Sao Paulo State University, Alexandre Naime Barbosa.

Presiden Jair Bolsonaro menuai kritikan tajam atas caranya menangani pandemi Corona. Selain meremehkan virus Corona dengan menyebutnya sebagai ‘flu kecil, Bolsonaro juga menolak social distancing, penutupan bisnis dan perintah tetap di rumah yang diberlakukan otoritas negara bagian.

Bolsonaro juga menyebut social distancing membunuh lapangan pekerjaan dan lebih berbahaya dari virus Corona itu sendiri. Menurut Bolsonaro, langkah pembatasan tidak diperlukan karena melukai perekonomian negara tersebut. (afp/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2