224 Jamaah Umrah Indonesia Tiba Di Saudi - Waspada
banner 325x300

224 Jamaah Umrah Indonesia Tiba Di Saudi

  • Bagikan
Jamaah umrah asal Indonesia tiba di bandara Arab Saudi pada Minggu. Waspada/Ist

MAKKAH, Arab Saudi (Waspada): Pemerintah Arab Saudi akhirnya mulai membuka umrah untuk jamaah asing pada Minggu, (1/11/2020). Tercatat, jamaah asing yang diizinkan tersebut berasal dari Indonesia dan Pakistan.

Dikutip dari Arab News, Senin (2/11/2020) lebih dari 250 jamaah asing tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Jumlah tersebut berasal dari 38 jemaah asal Pakistan dan 224 jamaah asal Indonesia.

Ratusan jamaah umrah perdana Indonesia berangkat ke Arab Saudi pada Minggu sekitar pukul 13.00 WIB. Pesawat perdana dari Indonesia tiba pukul 18.16 waktu Saudi dan disambut oleh Konjen RI Jeddah dan perwakilan pemerintah Saudi.

Kabid Umrah Amphuri Zaky Zakaria Anshary mengatakan rombongan Indonesia adalah rombongan kedua yang tiba di Saudi untuk umrah setelah Pakistan. Indonesia dan Pakistan ialah dua negara yang diperbolehkan umrah saat negara lain belum ada yang masuk ke Saudi.

Setelah tiba dan mengikuti seremonial penyambutan, jamaah umroh menuju bus untuk bertolak ke penginapan. Protokol kesehatan terus diterapkan setelah tiba di Saudi seperti jaga jarak, pakai masker dan rutin cuci tangan.

“Jamaah ke bus yang sudah disediakan sesuai nomor, bus hanya diisi 18 orang sekitar 40 persen kapasitas. Di dalam Bus sudah ada Muthowwif atau Guide orang Saudi,” kata Zaky, Senin (2/11).

Zaky menyebut selanjutnya jamaah menjalani karantina di penginapan sebelum bisa beribadah. Selama pandemi ini, penginapan yang diizinkan hanya hotel bintang 4 ke atas karena memenuhi standar kesehatan.

Jamaah sempat disambut oleh pimpinan hotel dan staff dengan welcome drink dan kue besar bergambar lambang Indonesia. Ia mengapresiasi penyambutan hangat tersebut.

“Sesampai di Kota Makkah langsung menuju hotel sekaligus tempat karantina selama tiga hari. Infonya selama karantina tidak bisa keluar kamar walaupun ke lobby,” ujar Zaky.

Dari pengalamannya yang baru saja tiba di Mekkah pada masa pandemi, Zaky mulai menghimpun pembelajaran bagi jamaah umroh berikutnya. Ia menyarankan agar jamaah umrah yang akan datang membawa camilan karena tidak bisa keluar kamar hotel.

“Kalau makan malam diantar ke kamar masing-masing oleh petugas hotel,” ucap Zaky yang juga Dirut PT. Khazzanah Al Anshary itu.

Sementara itu, Arab Saudi sendiri akan menerima jemaah umroh dari negara-negara yang situasi pandemi-nya stabil. Hal itu akan terus dipantau oleh Pusat Pencegahan dan pengendalian Penyakit Arab Saudi atau Weqaya. (arab news/m11)

 

  • Bagikan