Indonesia Terpilih sebagai Anggota Dewan Maritim Internasional

Indonesia Terpilih sebagai Anggota Dewan Maritim Internasional
Dewan Organisasi Maritim Internasional (IMO). MI

LONDON, Inggris (Waspada): Indonesia terpilih menjadi anggota Dewan Organisasi Maritim Internasional (IMO) di London, Inggris. Indonesia menjadi salah satu dari lima negara peraih suara terbanyak dari 24 kandidat.

 

Terkait dampak konkretnya untuk Indonesia, Dirjen Kerjasama Multilateral Kementerian Luar Negeri Febryan Ruddyard menyampaikan, salah satunya adalah Indonesia akan terlibat dalam penyusunan norma atau regulasi terkait keamanan pelayaran perdagangan antar berbagai negara. Febryan menjelaskan, IMO utamanya bertujuan untuk keamanan bidang pelayaran.

 

"Dengan menjadi anggota executive council kategori C, kita bisa karena ini kan executive body-nya IMO kita bisa ikut lebih banyak terlibat dalam menyusun norma-norma safety pelayaran di perdagangan," jelasnya di Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (2/12.2019).

 

Tak hanya itu, Febryan menyampaikan Indonesia juga bisa menyuarakan berbagai isu lainnya seperti pembangunan lingkungan berkelanjutan dan pemberdayaan manusia dalam dunia pelayaran.

 

Dia mengatakan kendati Indonesia tak dominan dalam bidang penyedia jasa dan pengguna pelayaran, tapi memiliki wilayah maritim yang luas. Isu keamanan pelayaran juga menjadi sangat penting. Selain itu, lanjutnya, Indonesia juga menjadi salah satu wilayah lalu lintas pelayaran yang banyak dilalui kapal-kapal dari berbagai negara.

 

"Tentunya kita punya concern dong kalau di situ ada masalah keselamatan, masalah keamanan pelayaran. Dengan adanya di dalam council, kita bisa berbuat lebih banyak juga. Kedua, kita bisa merepresentasikan negara-negara lain yang tidak masuk di dalam council untuk bisa men-channeling concern mereka terhadap masalah pelayaran," jelasnya. (And)