IHSG Ditutup Menguat 31,29 Poin, Ditopang Meredanya Perang Dagang

Jakarta ( Waspada ) :  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa sore ditutup menguat, kendati neraca perdagangan September mengalami defisit, namun sentimen meredanya perang dagang menopang pergerakan positif bursa saham Indonesia itu.

IHSG Ditutup Menguat 31,29 Poin, Ditopang Meredanya Perang Dagang

IHSG ditutup menguat 31,29 poin atau 0,51 persen ke posisi 6.158,17. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak naik 5,26 poin atau 0,55 persen menjadi 959,74.

"Data neraca perdagangan Indonesia yang mengalami defisit sempat menekan kinerja IHSG pada hari ini. Meskipun demikian, sentimen positif penguatan IHSG ialah meredanya tensi perang dagang antara AS dengan China. Pasar mengapresiasi kesepakatan dagang antara AS dengan China," kata Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Selasa. (15/10)

Selain itu, potensi penurunan suku bunga acuan bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), menjadi sentimen tambahan yang menguatkan indeks. Dibuka menguat, IHSG sempat melemah cukup lama di sesi pertama, sebelum akhirnya menguat pada sesi kedua dan terus berada di teritori positif hingga penutupan bursa saham.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual asing bersih atau net foreign sell sebesar Rp643,31 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 540.860 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,76 miliar lembar saham senilai Rp8,61 triliun. Sebanyak 214 saham naik,180 saham menurun, dan 153 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei menguat 408,34 poin (1,87 persen) ke 22.207,21, Indeks Hang Seng melemah 17,92 poin atau 0,07 persen ke 26.503,93, dan Indeks Straits Times melemah 9,75 poin (0,31 persen) ke posisi 3.114,7. (ant )