Holmes, Sang Pemanjat Tiang Bendera

PAKPAK BHARAT( Waspada): Holmes Fernando Berutu sontak menjadi perbincangan di kalangan warga Pakpak Bharat, setelah dirinya berhasil memanjat tiang bendera akibat tali bendera yang macat saat upacara penurunan bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Repubilk Indonesia tingkat kabupaten di Kabupaten Pakpak Bharat, Sabtu (17/8) yang lalu.

Holmes, Sang Pemanjat Tiang Bendera
Foto (1) Holmes Fernando Berutu, siswa pemanjat tiang bendera, saat berada di teras rumahnya, Dusun Sosor, Kecamatan Salak, Pakpak Bharat.  Foto (2) Holmes saat memanjat tiang bendera. Waspada/Warikam Boangmanalu
Holmes, Sang Pemanjat Tiang Bendera

Holmes, nama yang biasa akrab dipangil oleh temannya sehari-hari, merupakan siswa kelas IX SMP Negeri 1 Salak. Anak dari Salidi Berutu, seorang petani tersebut, lahir 10 Agustus 2008.  

Ketika Waspada menyambangi rumah kediamannya di Dusun Sosor, Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Minggu pagi (18/8), Holmes Berutu bercerita, jika insiden yang tak disangka-sangka ini terjadi saat dirinya bertugas sebagai salah satu anggota Marching Band, tali bendera mendadak macat dan tidak bisa ditarik turun lagi. Melihat hal itu, dengan spontan dirinya langsung memanjat tiang bendera setinggi belasan meter tersebut.

Pada saat dirinya memanjat tiang bendera yang terbuat dari semen cor tersebut, Holmes mengaku tak ada sedikitpun rasa takut jatuh dan hanya berfikir bagaimana caranya supaya proses upacara penurunan bendera dari tiang tersebut bisa berjalan dengan lancar.

"Saat itu saya gak ada mikir takut jatuh, yang ada di pikiran saya, hanya ingin membetulkan tali itu biar lancar" ujar Holmes sembari mengatakan jika dirinya bercita-cita ingin menjadi anggota TNI-AD.

Di tengah kepanikan semakin bertambah, muncullah Holmes Fernando Berutu yang langsung memanjat hingga ke ujung tiang bendera dan berhasil mengatasi masalah tersebut. Melihat aksi Holmes yang berhasil, spontan tepuk tangan dan sorak sorai dari para peserta upacara langsung memecahkan kepanikan dan proses penurunan bendera berhasil dilanjutkan hingga selesai.

Sebenarnya, sebelum Holmes memanjat tiang tersebut, salah satu anggota Paskibra sudah mencoba memanjat tiang bendera, tetapi anggota Paskibra itu hanya sampai di tengah saja karena tak kuat memanjat tingginya tiang bendera hingga ke ujung dan langsung turun.

Malam harinya, dua orang petugas dari TNI langsung menjemput Holmes beserta orang tuanya untuk mengikuti acara malam resepsi kenegaraan yang diselenggarakan oleh Pemkab Pakpak Bharat di Balai Diklat Cikaok, Kecamatan STTU Julu. Selain itu, Holmes juga diajak berwisata ke Pulau Samosir bersama para anggota Paskibra.(cwb).