Waspada
Waspada » Pangeran Harry Stres Dan Rindu Keluarga
Hiburan

Pangeran Harry Stres Dan Rindu Keluarga

Pangeran Harry

Pangeran Harry disebut mengalami waktu yang sulit di momen-momen awal kepindahannya ke Los Angeles setelah resmi keluar dan meninggalkan keluarga Kerajaan Inggris akhir Maret lalu.

Seorang sumber dekat Harry-Meghan Markle mengatakan kepada ET bahwa adik Pangeran William itu merasa homecisk alias kangen rumah dan merasa amat jauh dari keluarga di tengah pandemi seperti ini.

“Tak membantu bahwa meraka terisolasi di sebuah tempat yang asing baginya dan dia merasa terputus dari keluarga,” kata sumber tersebut, Rabu (15/4) waktu setempat. “Perbedaan waktu membuatnya makin sulit untuk berbicara dengan keluarga di Inggris,”

Sumber itu juga mengatakan Harry kerap berkomunikasi dengan, Pangeran William begitu pula dengan Kate Middleton, Pangeran Charles, dan neneknya, Ratu Elizabeth II.

Pada awal pekan ini, sahabat Harry, Jane Goodall, menyebut bahwa suami Meghan Markle itu merasakan hidupnya lebih berbeda setelah keluar dari keluarga Kerajaan Inggris.

“Saya tak tahu rencana kariernya, tapi ya, saya telah berkomunikasi, meski saya mengira ia menemukan kehidupannya sedikit menantang untuk saat ini,” kata Goodall.

Sementara itu, seorang sumber lain mengatakan kepada ET bahwa Harry mengalami masa transisi yang cukup sulit usai pindah ke Los Angeles. Menurut sumber, kepindahan itu tak berlangsung mulus. “Segalanya menjadi amat membuat Pangeran Harry stres sejak ia pindah,” kata sumber itu. “Ini tak mudah,”

Masa adaptasi Harry menjadi lebih sulit karena pandemi virus corona Covid-19. Apalagi, ayahnya yang sudah berusia 71 tahun, Pangeran Charles sempat terinfeksi penyakit itu meski kini telah dinyatakan sehat.

“Kita tahu dia amat peduli dengan keluarganya di Inggris. Namun dia ingin melakukan sesuatu yang ia pikir baik untuk keluarganya kini,” kata sumber tersebut.

Di sisi lain, Harry dan Meghan Markle memulai babak baru kehidupan setelah resmi mundur sebagai anggota senior kerajaan Inggris dengan membangun organisasi amal baru bernama Archwell pada Senin (6/4).

Keduanya mengungkapkan bahwa organisasi nirlaba ini merupakan wujud tekad mereka untuk tetap melakukan sesuatu yang berarti dan penting. E!News mengonfirmasi bahwa pasangan ini juga mematenkan nama dagang tersebut untuk berbagai keperluan, termasuk pakaian dan buku audio. (et/And)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2