Musisi Andolin Sibuea Berpulang

  • Bagikan
Andolin Sibuea (isr)

JAKARTA (Waspada): Kabar duka menyelimuti kalangan musisi Batak di akhir tahun 2021 ini. Salah seorang pencipta lagu, penyanyi sekaligus penata musik terbaik Andolin Sibuea menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Universitas Kristen Indonesia (RS UKI) , Sabtu malam, 18 Desember 2021 di Jakarta.

Dalam perjalanan karirnya, disamping sebagai seorang arranger, pecipta lagu sekaligus penyanyi, Andolin Sibuea juga sempat tercatat sebagai personel Koes Plus, satu grup band legendaris Indonesia.

Bepulangnya Andolin Sibuea bukan hanya duka para musisi Batak, tetapi juga jadi duka para perantau yang berkumpul dalam ‘Partukkoan Anak Rantau’ yang diketuai Eben Ezer Siregar, SH, Sekretaris Anton Sihite SE, dan Bendahara Hot MP Simanullang, SH, juga menyampaikan turut berdukacita.

” Turut berduka cita atas wafatnya Bapak Andolin Sibuea. Semoga Almarhum beristirahat dalam damai di surga, demikian tulisan duka yang tertera di papan bunga Partukoan Anak Rantau, dan sore ini pukul 17.00 WIB pengurus dan anggota Partukkoan Anak Rantau akan bersama-sama melayat ke rumah duka RS UKI Jakarta untuk menyampaikan ucapan duka kepada keluarga yang berduka.

Salah seorang pencipta lagu Batak, Amrin Simatupang yang kebetulan masih melihat performa almarhum di salah satu resto di Cililitan Jakarta Timur Sabtu malam, mengenang Andolin Sibuea yang pertama dikenalnya pada tahun 1991 di Studio Gemini Record, Gudang Peluru Kampung Melayu.

Beliau sebenarnya manusia ceria dan suka melucu. Beliau arransemen musik dan sudah mengisi musik ribuan album Batak dan Nasional. Kita merasa kehilangan dan berduka sedalam – dalamnya, tulis Amrin Simatupang yang juga anggota Partukkoan Anak Rantau .

Sebelum dibawa ke RS UKI alamarhum katanya masih tampil melantunkan tembang pop Batak yang sangat populer bertajuk ” Rap Sai Nimmu Tu Au” dan memainkan sendiri keyboard di salah satu resto di Cililitan Jakarta Timur. (J05)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.