Jet Li Masuk Daftar Hitam Pemerintah China - Waspada

Jet Li Masuk Daftar Hitam Pemerintah China

  • Bagikan
Aktor Jet Li dilaporkan masuk daftar hitam pemerintah China terkait kewarganegaraannya. Pria 58 tahun itu adalah warga negara Singapura. The Star

     HONG KONG, China (Waspada): Jet Li disebut menjadi sasaran blacklist pemerintah China. Aktor itu dilaporkan masuk daftar hitam oleh pemerintah Xi Jinping.

     Dilansir laman The Star, kamis (2/9/2021), hal ini dilontarkan seorang sutradara China, Zhou Guogang. Bersamanya, ada juga ada sejumlah aktor kenamaan lain yang masuk ke ldaftar tersebut. Hal ini terkait kewarganegaraan sang aktor. Pria 58 tahun itu adalah warga negara Singapura.

                                             

     “Selain Li, yang memegang kewarganegaraan Singapura, aktris lain yang termasuk adalah Liu Yifei (WN Amerika), aktor Nicholas Tse (WN Kanada), Zhang Tielin (IWN nggris) dan Mark Chao (WN Kanada), dan penyanyi Will Pan (WN Amerika) dan Wang Leehom (WN Amerika),’ tulis media itu.

     Sebenarnya ada satu nama lain yang juga termasuk. Ia adalah pemeran serial Putri Huanzhu, Vicky Zhao. Ia dan suaminya pebisnis Huang Youlong adalah penduduk tetap di Singapura.

     Meski belum ada pernyataan dari otoritas, ia disebut masuk dalam daftar hitam pemerintah. Hal ini terkait dugaan Zhao “mempermainkan” sistem keuangan China, melakukan kegiatan berbahaya dan terlibat dalam banyak skandal yang berpotensi menyebabkan kericuhan.

     Rumor menyebut, Zhao dan suaminya yang juga pengusaha Huang Yuolong, mungkin terkait dengan masalah yang kini dihadapi miliuner dan pendiri Alibaba, Jack Ma dengan pemerintah.

     “Zhao dan suaminya menjadi pemangku kepentingan terbesar kedua dari Ma’s Alibaba Pictures sejak 2014,” tulis Newsweek, dikutip Kamis (2/9/2021).

     Jack Ma sendiri bermasalah dengan China setelah mempertanyakan sistem keuangan negeri itu yang dikontrol ketat Oktober 2020. Ini berbuntut pada kebijakan regulator untuk menghentikan IPO Ant Group miliknya dan meluncurkan penyelidikan antimonopoli ke Alibaba.

     Media China, Global Times, dalam laporan akhir pekan lalu, sempat menyebut bahwa Zhao memiliki banyak skandal. Zhao, tulis media itu, pernah digugat dalam masalah bisnis investasi, termasuk kepemilikan saham di Alibaba Pictures Group yang dimiliki Alibaba. (the star/newsweek/m11)

  • Bagikan