Ilu Ni Anak Siangkkangan, Lagu Pop Batak Dari Kisah Nyata - Waspada

Ilu Ni Anak Siangkkangan, Lagu Pop Batak Dari Kisah Nyata

  • Bagikan
Anton Maringkon Purba (no 2 dari kiri ) saat menyayikan lagu ciptaannya Ilu Ni Anak Siangkangan bersama Senada Trio, dalam satu acara di Resto Codian Jakarta Timur, Rabu(6/10). (Waspada/Andy Yanto Aritonang)

JAKARTA (Waspada): Ilu Ni Anak Siangkkangan (Air Mata Anak Sulung), yang diciptakan Anton Maringkon Purba, boleh dikatakan salah satu lagu Pop Batak yang mampu meggugah perasaan sebab lagu ini memberikan pesan yang cukup mendalam. Bukan hanya kesedihan dari kisah nyata yang dialami di masa pandemi Covud-19, tetapi juga pesan moral akan begitu berartinya semua nasehat orang tua, serta selalu mengingat akan kuasa Tuhan .

Lagu yang resmi dirilis pada pertengahan tahun 2020 dan dibawakan Style Voice, diangkat dari kisah nyata yang dialami Anton Maringkon Purba, dimana sang ayah tercinta meninggal dunia di Jakarta, pada April 2020.

Sejak dirilis lagu Ilu Ni Anak Siangkkangan, pantauan Waspada menemukan, lagu ini sudah di cover berulang -ulang oleh berbagai kalangan masyarakat, temasuk artis- artis Batak.

Melalui Lagu Ilu Ni Anak Siangkkangan ini, Anton Maringkon Purba menumpahkan seluruh perasaannya dengan kata- kata yang mudah dipahami.

Diawali dari kata kepatuhan akan nasehat orang tua, doa sang ayah yang menerangi jalan kehidupan di perantau. Kemudian kebaikan istri dan adik adiknya semua .

Dia pun siap memikul beban sebagai anak sulung . Namun, ada membuat kesedihan yang mendalam atas kepergian sang ayah, dimana niat untuk membuat orang tuanya nyaman tinggal di rumah yang ada di kampung, belum sempat kesampaian.

Pada hal, untuk niat itu, segala kemampuannya dicurahkan, untuk kembali membangun rumah di kampung halaman, dimana mereka berkumpul dan melalui mas-masa kecil. Takdir berkata lain, sang ayah tidak sempat menikmati tinggal di rumah yang bagus dan dibagun sang anak dari hasil jerih payahnya.

Dan diakhir lagu Ilu Ni Anak Siangkkangan, terungkap akan besarnya kuasa Tuhan yang bekerja di masa Pendemi -19, hingga membuka jalan membawa jenazah almarhum ayahnya untuk dimakamkan ke kampung halaman.

Ilu Ni Anak Siangkkangan boleh dikatakan saat i ini sebagai salah satu lagu Pop Batak terbaik bergenre sedih, (J05)

  • Bagikan