Waspada
Waspada » Dilukis Basoeki Abdullah, Camelia Malik Tak Mau Dibayar Tapi…
Hiburan

Dilukis Basoeki Abdullah, Camelia Malik Tak Mau Dibayar Tapi…

JAKARTA (Waspada): Sebagai penyanyi dangdut senior yang mahir jaipongan, nama Camelia Malik mungkin banyak yang masih tahu terutama generasi lawas.

Tapi apakah banyak yang tahu, kalau si pelantun Colak-Colek dan Wakuncar ini pernah dilukis oleh pelukis Indonesia yang mendunia namanya, Basoeki Abdullah?

Fakta kalau Camelia Malik (65) yang berdarah Minangkabau pernah dilukis Basoeki Abdullah terungkap dalam Seminar Online/Daring bertajuk “Basoeki Abdullah dan Model Lukisan Wanita” yang digelar Museum Basoeki Abdullah, salah satu Unit Pelaksana Tugas (UPT) Kebudayaan di bawah Direktorat Jenderal Kebudayaan (Ditjenbud), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), baru-baru ini.

Lewat pemaparan Camelia Malik di seminar yang dimoderatori Bambang Asrini Widjanarko ini, terungkap bagaimana proses perjalanan sampai Camelika Malik dilukis oleh sang maestro seni lukis satu ini.

Camelia Malik menceritakan pada awalnya dia ditelepon sekretaris Basoeki Abdullah yang mengatakan apakah mau dilukis oleh Basoeki Abdullah sebagai penari jaipong bukan penyanyi dangdut.

Ketika itu Basoeki Abdullah menanyakan bayaran yang diinginkan untuk menjadi model lukisnya, namun wanita yang akrab disapa Mia ini menolak untuk dibayar.

“Saya mau dilukis bapak Basoeki Abdullah kalau lukisannya saya tersebut nanti menjadi milik saya,” ungkap Mia.

Setelah melalui pertemuan langsung dengan Mia, Basoeki Abdullah pun menyetujui hal tersebut, namun lukisannya nanti akan dipamerkan terlebih dahulu dalam pameran yang dilaksanakan di Hotel Sahid.

Menurut Mia, sebelum dilukis Basoeki Abdullah, dia diminta melakukan berbagai pose tarian jaipong.

Hal itu dilakukan Basoeki Abdullah untuk mencari gaya yang terbaik untuk nanti dilukis.

Mia juga diminta untuk datang kembali keesokan harinya dengan menggunakan baju, aksesoris, dan tata rias yang sama dengan sebelumnya.

Bahagia

Secara pribadi, Mia mengaku merasa sangat bahagia pernah menjadi model lukis seorang maestro lukis yang terkenal bahkan sampai keluar negeri.

“Saya merasa sangat bangga dipilih beliau jadi modelmlukisannua dan apalagi memiliki lukisan hasil karya seorang Basoeki Abdullah,” ujar Mia yang tak mau menjawab berapa harga lukisan dirinya itu kalau ada kolektor yang tertarik membelinya dengan harga selangit.

Menyebut nama Basoeki Abdullah, mungkin ada dua hal yang terlintas dibenak orang awam/kebanyakan (baca: kurang melek sejarah). Pertama, pelukis  Indonesia yang namanya mendunia dan nama museum yang berada di Cilandak, Jakarta Selatan, yakni Museum Basoeki Abdullah.

Selain Mia, ternyata mantan top model dan peragawati Dewi Motik juga pernah dilukis Basoeki Abdullah.

Lewat penuturan Dewi Motik (70) dalam seminar online ini terkuak kalau pendiri Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) ini pernah dilukis Basoeki Abdullah.

Dewi menceritakan pengalaman pertamanya bertemu Basoeki Abdullah, pada tahun 1975, sebulan sebelum pernikahannya.

Ternyata Basoeki Abdullah sudah berkerabat lama dengan orang tua Dewi Motik.

Lalu dia meminta izin untuk melukis Dewi Motik sebagai Ladygodiva-nya Indonesia, rambutnya yang panjang terurai naik kuda putih, telanjang.

Mendengar kata telanjang, Dewi Motik menolak karena tidak mau untuk dilukis seperti itu, keluarganya juga akan berkeberatan, apalagi ia akan segera menikah.

Menurut Dewi, Basoeki Abdullah tidak pernah memaksakan kehendak. “Basoeki Abdullah sangat menghargai perbedaan, sangat menghargai prinsip orang,” ujarnya.

Beliau tidak membujuk Motik untuk mengikuti inspirasinya itu. Akhirnya Basoeki meminta izin untuk melukis Dewi Motik dengan gaya ballerina, yang diperuntukkan sebagai kado pernikahan Dewi Motik.

Setelah pertemuan itu, Dewi Motik bersahabat dengan Basoeki Abdullah.

Dewi pun menilai Basoeki Abdullah orang yang rendah hati. “Dia mau datang ke pameran pelukis pemula”, ujarnya.

Cara dan Gaya Melukis

Begitupun dari pemaparan Yusuf Susilo Hartono, wartawan budaya senior yang juga menjadi narsum dalam seminar daring ini.

Kata Yusuf ada dua strategi Basoeki Abdullah dalam melukis. Pertama, beautifikasi atau mengelokkan, dipercantik, diperbagus yang diambil dari kacamata Basoeki Abdullah.

Kedua, Basoeki Abdullah memilih segmen lapisan atas dalam berkarya. Faktanya, Basoeki Abdullah kerap melukis tokoh-tokoh ternama baik perempuan maupun laki-laki.

“Beliau melukis dari kalangan presiden, raja-raja, ratu, menteri, sampai artis tersohor ketika itu, di antaranya Dewi Motik dan Camelia Malik,” ungkapnya.

Berdasarkan cerita Yusuf Susilo terungkap kalau Basoeki Abdullah semasa hidupnya selalu berkarya dalam studio, menggunakan beberapa pendekatan, yaitu menghadapi langsung obyek yang dilukis, menghadapi model penggantinya, dan menghadapi foto atau sketch.

“Basoeki Abdullah menghadapi langsung obyeknya ketika melukis tokoh-tokoh dunia, raja, presiden, artis. Basoeki Abdullah juga menggunakan model pengganti sewaktu melukis Nyi Roro Kidul,” terang Yusuf Susilo.

Kepala Museum Basoeki Abdullah, Maeva Salmah menjelaskan seminar daring ini merupakan kegiatan perdana yang dilakukan pihaknya untuk tetap menginspirasi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Seminar yang diikuti sekitar 80 peserta antara lain siswa, mahasiswa, dosen, seniman, perupa, dan wartawan dari berbagai wilayah di Indonesia ini diadakan melalui aplikasi zoom dan ditonton oleh 70 peserta melalui live channel di youtube Museum Basoeki Abdullah.

Siaran Ulang

Seminar yang dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Sri Hartini, bukan hanya menghadirkan tiga narsum di atas, juga ada sesi sharing dari Erica Hestu Wahyuni, cucu Basoeki Abdullah serta Vikey Yordan, kerabat Basoeki Abdullah lainnya.

Kata Maeva Salmah, di Museum Basoeki Abdullah atau Musbadul (bekas rumah Basoeki Abdullah) yang beralamat di Jl. Keuangan Raya No.19, RT 7/RW 5, Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Kota Jakarta Selatan ini terdapat 108 koleksi lukisan asli Basoeki Abdullah dan 11 lukisan repro.

“Kalau Musbadul sudah kembali dibuka untuk umum selepas Covid-19, silahkan datang supaya bisa kenal lebih dekat dengan Basoeki Abdullah. Tapi untuk saat ini, cukup melihat siaran ulang seminar daring ini di link: https://bit.ly/seminardaringlive,” pungkas Maeva Salmah. (Adji K)

Captions:
1. Basoeki Abdullah sedang melukis model wanitanya. ([email protected])
2. Camelia Malik menceritakan pengalamannya sampai dilukis sang maestro seni lukis Indonesia, Basoeki Abdullah. (foto: adji k.)
3. Para narsum, panitia, dan beberapa peserta Seminar Online bertajuk “Basoeki Abdullah dan Model Lukisan Wanita” yang digelar Museum Basoeki Abdullah. (foto: adji k.)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2