Waspada
Waspada » Dikenal Kharismatik, Sifat Asli Mendiang Steve Jobs Ternyata Mengerikan
Hiburan

Dikenal Kharismatik, Sifat Asli Mendiang Steve Jobs Ternyata Mengerikan

Waspada – Steve Jobs dikenal sebagai sosok yang kharismatik. Namun, sisi lain dirinya terbilang kejam dan mengerikan.

Kontroversi hidupnya yang mengerikan ini disampaikan berdasarkan kesaksian sejumlah orang.

Yang paling terkenal adalah cerita dari Lisa Brennan Jobs, yang merupakan anak dari Steve Jobs bersama mantan kekasihnya, Chrissann Brennan.

Lisa diketahui memiliki hubungan yang kurang baik dengan sang ayah. Bahkan Jobs sempat tidak mengakui bahwa Lisa merupakan darah dagingnya, hingga tes DNA membuktikannya.

Co-founder Apple yang sering menggunakan turtleneck ini pun mulai membayar biaya hidup Lisa. Namun hanya sebesar US$500, tak sebanding dengan kekayaannya.

Hingga pada akhirnya Jobs menaikkan tunjangannya menjadi US$4.000.

Jobs sebulan sekali bertemu dengan Lisa dan kadang berkendara di mobil Porsche.

Ketika Lisa bertanya apakah suatu hari mobil itu bisa menjadi miliknya, Jobs murka kepada anaknya yg saat itu masih bocah.

“Kamu tidak akan mendapatkan apapun. Kamu mengerti? Tidak ada. Kamu tidak akan mendapatkan apapun!” ucap Jobs kala itu.

Kesaksian hidup Lisa tentang sifat asli Steve Jobs menjadi buku berjudul Small Fry yang terbit tahun 2018.

Selain Lisa Brennan Jobs, publik juga masih mengingat kisah dari Steve Wozniak yang merupakan otak dari Apple di masa-masa pendiriannya.

Sebagian berpendapat bahwa Jobs memanfaatkan kepintaran dari pria yang akrab disapa Woz ini.

“Kami pertama kali bertemu tahun 1971 saat aku kuliah dan dia SMA. Seorang teman berkata aku harus menemuinya karena dia suka elektronik. Dia mengenalkanku pada Jobs,” kisah Woz seperti dikutip dari Wired, Minggu (31/1/2021).

Tahun 1976, Woz menciptakan komputer yang kemudian dinamakan Apple 1. Tapi, ia mengaku tidak ada sumbangsih dari Jobs untuk menciptakan produk brilian itu.

“Steve Jobs itu tak punya peran apa-apa dalam desain komputer Apple I dan Apple II dan interface printer dan serial interface dan floppy disk serta hal-hal yang kuciptakan untuk mempercanggih komputer itu,” kata Woz dalam sebuah wawancara.

“Dia tidak mengerti teknologi. Tapi dia ingin menjadi penting dan orang penting selalu adalah orang bisnis. Jadi itulah yang ingin dilakukannya,” lanjut Woz.

Terlepas dari kontroversi kepribadian Steve Jobs, banyak yang mengagumi kepintaran dan juga kharisma yang muncul dari sosok Jobs.
Jobs dikenal sangat menyayangi orang-orang yang bekerja dengannya terutama mereka yang berada di divisi engineering.

Ia juga pernah membuat seorang customer, Matt McCoy, yang merupakan pendiri Loop Community terkesima karena mau meneleponnya setelah ia mengirim e-mail pengaduan terkait kerusakan hard drive yang tersemat di MacBook Air miliknya pada tahun 2008.

“Hai Matt, ini Steve Jobs. Aku ingin kau tahu bahwa e-mailmu telah ku terima dan kami akan melakukan segala cara untuk memulihkan hard drive milikmu,” tutur Jobs kala itu. (wired/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2