Waspada
Waspada » Arnold Schwarzenegger Sebut Trump Presiden Terburuk Dalam Sejarah
Hiburan

Arnold Schwarzenegger Sebut Trump Presiden Terburuk Dalam Sejarah

Arnold Schwarzenegger mengecam serangan di Gedung Capitol Hill dan menyebut Trump sebagai presiden terburuk dalam sejarah. Net

Waspada –  Aktor sekaligus Mantan Gubernur California, Arnold Schwarzenegger, menggungah pesan video melalui akun Twitter-nya pada Minggu (10/1/2021), menyoroti peristiwa kerusuhan yang terjadi di Gedung Capitol Hill, Amerika Serikat.

Dalam video berdurasi hampir delapan menit itu, Arnold menceritakan masa kecilnya di Austria setelah Perang Dunia II.

Mengutip laman NPR, Senin (11/1/2021), bintang Terminator itu pun mengecam para pendukung Presiden Donald Trump yang menyerbu Capitol AS pada Rabu (6/1/2021).

Pesan video Arnold Schwarzenegger dimulai dengan mengenang masa kecilnya lewat Kristallnacht atau Night of Broken Glass, sebuah malam yang terkenal di 1938 lalu, ketika gerombolan simpatisan Nazi menyerbu lingkungan Yahudi di Jerman dan menghancurkan ribuan tempat bisnis.

“Rabu (6/1/2021) adalah hari Broken Glass di sini, di Amerika Serikat,” kata Arnold Schwarzenegger pada Minggu sore (10/1/2021). Pesan video Arnold pun ditonton belasan juta kali.

“Pecahan kaca berada di jendela Capitol Amerika Serikat. tapi gerombolan itu tidak hanya menghancurkan jendela Capitol,” ucap Arnie, panggilan akrabnya.

“Mereka mengancurkan cita-cita yang dianggap biasa. Mereka tidak hanya mendobrak pintu gedung yang menampung Demokrasi Amerika,” tambahnya lagi.

“Mereka menginjak-injak prinsip yang mendasari negara kami,” kata Arnold Schwarzenegger dalam pesan video tersebut.

Pindah ke AS pada 1968

Sebagai informasi, Arnold Schwarzenegger bermigrasi ke Amerika Serikat pada 1968. Dia lahir di Austria, dua tahun setelah Perang Dunia II berakhir dan rezim Nazi jatuh.

Dalam video tersebut, Arnold juga berbicara tentang rasa sakit secara emosial yang dia ingat tentang masa kecilnya.

“Saat tumbuh dewasa, saya dikelilingi oleh orang-orang yang hancur dan menelan rasa bersalah mereka dengan partisipasi mereka dalam rezim paling jahat dalam sejarah,” kenangnya.

Ayah Arnold adalah anggota partai Nazi – sesuatu yang ia sendiri tidak tahu sampai beberapa dekade kemudian.

Dan, di dalam video, Arnie juga berbicara secara terbuka tentang kemarahan ayahnya dan pelecehan yang dilakukan ayahnya terhadap keluarga setelah perang.

“Ayah saya dan tetangga kami juga disesatkan dengan kebohongan. Dan saya tahu ke mana arah kebohongan itu,” kenangnya dalam video itu.

Ia juga menambahkan, bahwa Trump gagal menjalankan tugasnya sebagai pemimpin negara dan merupakan presiden terburuk dalam sejarah Negeri Paman Sam.

“Presiden Trump adalah pemimpin yang gagal. Dia akan tercatat dalam sejarah sebagai presiden terburuk yang pernah ada,” ungkapnya.

Seperti diketahui, mantan gubernur itu adalah anggota Partai Republik tetapi sering berbicara menentang Trump.

Dalam video tersebut, aktor 73 tahun itu mencela anggota partainya yang mendukung Trump dan menyebut mereka “terlibat” dalam pemberontakan.

Tetapi dia juga menunjukkan bahwa dalam beberapa jam setelah serangan di Capitol, Kongres kembali ke sesi, menyatakan kemenangan Joe Biden atas Trump dalam pemilihan presiden 2020. “Sungguh tampilan demokrasi yang luar biasa,” katanya.

Demokrasi AS dan pedang

Dalam putaran mengejutkan di dekat akhir video Arnold lantas menganalogikan demokrasi Amerika Serikat dengan pedang.

“Begini tentang pedang,” katanya, bilahnya berkilauan dalam cahaya. “Semakin kami mengasah pedang, semakin kuat jadinya,” tuturnya.

“Aku tidak mengatakan kepadamu semua ini karena aku ingin kamu menjadi ahli pembuat pedang, tapi demokrasi kita seperti baja pedang ini. Marah, semakin kuat jadinya,” ucapnya.

Dia mengakhiri pesannya untuk mendukung Presiden terpilih Joe Biden dan dengan pesan terakhir untuk orang-orang yang terlibat dalam serangan di gedung Capitol.

“Bagi mereka yang berpikir mereka dapat membatalkan Konstitusi Amerika Serikat, ketahuilah ini: Anda tidak akan pernah menang.”

Diketahui, aktor gaek berotot dengan tinggi badan 188cm itu selain membintangi Terminator, ia juga terkenal atas perannya dalam film Conan the Barbarian. (npr/m11)

 

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2