Waspada
Waspada » Wuhan Mirip ‘Zombieland’, Orang Bergelimpangan Di Jalanan Karena Virus Corona
Headlines Internasional WaspadaTV

Wuhan Mirip ‘Zombieland’, Orang Bergelimpangan Di Jalanan Karena Virus Corona

WUHAN, China (Waspada): Kota Wuhan di Provinsi Hubei, China, terlihat berubah layaknya zombieland, karena banyak orang yang bertumbangan di jalanan akibat virus corona (2019-nCoV).

Laman The Sun, Jumat (24/1/2020) melaporkan, beberapa foto yang beredar di media sosial memperlihatkan banyak orang pingsan tergeletak di jalanan.

Tim medis yang mengenakan kostum hazmat juga tampak berlalu-lalang memberikan pertolongan kepada mereka yang terkapar di jalanan.

Rumah sakit juga disesaki oleh ribuan warga yang mengenakan masker berusaha memeriksakan dirinya dan meminta bantuan.

Hal tersebut merupakan dampak dari wabah virus corona. Tercatat lebih dari 800 kasus tengah ditangani dan 26 orang dilaporkan meninggal akibat virus berbahaya itu..

Sebuah foto mengerikan lainnya memperlihatkan seorang pria tergeletak tak bernyawa di jalan dengan darah mengalir dari kepalanya.

The Sun, mengutip laporan salah satu media lokal di Kota Wuhan menyebutkan bahwa pria itu terinveksi virus corona. Dari keterangan foto menyebutkan, “Pria itu dilaporkan terinveksi virus corona dan tewas bersimbah darah.”

China Mengalami Krisis

Wuhan merupakan kota pertama yang diketahui sebagai asal muasal virus corona. Seluruh warga kota tersebut diimbau untuk menghindari kerumunan massa.

Hal itu membuat jalanan di seluruh kota terlihat sepi, layaknya kota mati meski Wuhan memiliki populasi 11 juta jiwa.

Makanan di supermarket dan pasar pun habis diborong warga yang panik. Transportasi umum pun dihentikan untuk mencegah penyebaran virus.

Merespons kejadian ini, pemerintah pusat sedang membangun sebuah rumah sakit khusus untuk menampung pasien virus corona.

Para pekerja konstruksi telah mulai melakukan pembangunan. Rumah sakit yang mampu menampung 1.000 pasien itu disebut akan rampung pada 3 Februari.

Cara tersebut pernah diterapkan China saat membangun rumah sakit khusus ketika terjadi epidemi SARS pada tahun 2003 lalu.

Jalanan dari dan menuju Kota Wuhan diblokade guna mencegah penyebaran virus corona. The Sun

Sembilan Kota Dikarantina

Pemerintah China memasukkan sembilan kota di Provinsi Hubei ke dalam daftar larangan transportasi umum.

Ini merupakan upaya untuk mengendalikan penyebaran wabah virus corona dan membatasi pergerakan sekitar 32 juta warga China.

Otoritas Kota Jingzhou yang berpenduduk 6,4 juta, menyatakan bahwa semua kereta yang berangkat dari stasiun kereta di kota tersebut dihentikan sementara.

Bus-bus publik, bus wisata, kapal feri dan kapal-kapal lain juga akan dihentikan sementara operasionalnya.

Virus corona yang menyebabkan masalah pernapasan ini telah menyebar ke berbagai kota seperti Beijing, Shanghai dan Hong Kong.

Bahkan kasus virus corona telah terkonfirmasi menyebar hingga ke Singapura, Jepang, Thailand, Korea Selatan, Taiwan, Vietnam dan Amerika Serikat (AS).

Badan Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (23/1) waktu setempat menyebut wabah virus corona ini sebagai ‘situasi darurat di China’, namun belum menyebutnya sebagai epidemi internasional.

44 Kasus di Singapura

Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) mengonfirmasi dua orang positif terinfeksi virus 2019-nCoV. Ini berarti total sudah tiga orang asal Wuhan yang terinfeksi.

MOH menyebut total 44 kasus suspect virus corona tengah ditangani di Singapura, dengan para pasiennya berusia antara 1 tahun hingga 78 tahun.

Otoritas Singapura sebelumnya mengumumkan bahwa pemeriksaan di perbatasan akan diperluas, baik perbatasan darat maupun laut.

Imbauan perjalanan juga diperluas. Warga Singapura diimbau menghindari perjalanan ke Provinsi Hubei. (The Sun/AP/AFP/And)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2