Waspada
Waspada » WNI Di Malaysia Dirampok Dan Dibunuh Oleh Tetangganya Yang Terlilit Utang
Headlines Internasional

WNI Di Malaysia Dirampok Dan Dibunuh Oleh Tetangganya Yang Terlilit Utang

KUALA LUMPUR, Malaysia (Waspada): Seorang wanita asal Indonesia dirampok dan dibunuh oleh tetangganya sendiri. Mayatnya kemudian disembunyikan di bawah tempat tidur

Dikutip dari laman World of Buzz, Minggu (14/3/2021), pelaku yang merupakan wanita 39 tahun itu nekat mencuri perhiasan dan melakukan pembunuhan karena terlilit utang.

Menurut Berita Harian, korban tinggal di lantai 2 blok apartemen di Persiaran Subang Mewah, USJ 1. Polisi setempat mendapatkan laporan dari suami korban bahwa istrinya yang berasal dari Indonesia telah hilang.

Kepala Polisi Distrik Subang Jaya, Asisten Komisaris Abd Khalid Othman, mengatakan bahwa suami korban (47 tahun) pulang pada Selasa pekan lalu pukul 19.00 dan menemukan pintu depan rumah tidak dikunci.

Saat itu, ia melaporkan istrinya yang berusia 54 tahun telah menghilang, tetapi barang-barang pribadinya, seperti ponsel masih ada di dalam rumah.

“Setelah gagal menemukan istrinya, pria itu melapor ke Polsek UJS 8 pada pukul 12.01 kemarin (9 Maret),” kata Abd Khalid.

Ia menambahkan bahwa pria itu terakhir berbicara dengan istrinya sekitar pukul 13.20 dan 15.45 sehari sebelumnya.

Ketika pengumpulan barang bukti dilakukan, suami korban mencurigai tentangganya yang rumahnya berjarak 10 meter, telah melakukan sesuatu kepada istrinya.

Kecurigaannya meningkat karena dia mendengar tetangganya menggadaikan perhiasan tak lama setelah istrinya menghilang dan ditemukan bahwa wanita itu berhutang dan memiliki masalah keuangan.

Tersangka kemudian dipanggil polisi di Kantor Polisi USJ 8 untuk diinterograsi. Setelah 3 jam, tersangka perempuan itu mengaku telah membunuh korban di rumahnya.

“Sekitar jam 8 malam, tersangka dibawa kembali ke rumahnya oleh anggota Divisi Investigasi Kejahatan Serius (D9) dan menunjukkan tubuh korban ditutupi selimut yang disembunyikan di bawah tempat tidur,” kata Abd Khalid.

“Tersangka diyakini telah memanggil korban, dan memintanya datang ke rumah dengan alasan tangannya terluka dan dia membutuhkan pertolongan untuk merawat kedua anaknya, yang berumur 1 tahun dan 3 bulan,” lanjutnya.

Abd Khalid menerangkan bahwa tersangka mengaku memukul bagian belakang tubuh korban dengan tangannya hingga terjatuh sebelum membenturkan kepala korban ke lantai.

Dia menambahkan bahwa motif pembunuhan WNI itu diyakini karena masalah keuangan yang dihadapi tersangka dan dia sangat ingin melunasi utangnya sekitar RM5.000 (Rp17,5 juta). Tersangka ini dilaporkan merupakan karyawan yang bekerja di kios kue korban.

“Korban memakai banyak perhiasan dan mungkin itu mendorong tersangka membunuh korban untuk mendapatkan perhiasan dan menggadaikannya untuk melunasi utangnya,” ujarnya.

“Saat ini kami masih melacak perhiasan yang terdiri dari kalung dan gelang yang konon digadaikan tersangka,” tambahnya lagi.

Abd Khalid menuturkan bahwa suami tersangka, seorang pria berusia 48 tahun yang bekerja sebagai anggota kru produksi, tidak ada di rumah selama insiden tersebut, tetapi ia juga ditahan untuk membantu penyelidikan.

Jenazah korban dikirim ke RSUD Serdang untuk diotopsi, sementara penyelidikan sedang dilakukan sesuai pasal 302 KUHP. (world of buzz/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2