Waspada
Waspada » Warisan Maradona Jadi Rebutan, Dua Anaknya Ribut Dengan Pengacara
Headlines Internasional

Warisan Maradona Jadi Rebutan, Dua Anaknya Ribut Dengan Pengacara

Warisan atas hak merek dan citra Diego Maradona menjadi sengketa dan berujung konflik antara mantan pengacaranya, Matias Morla (kiri) dengan dua putri sang megabintang, Dalma dan Giannina. Marca

BUENOS AIRES, Argentina (Waspada): Warisan atas hak merek dan citra Diego Maradona yang menjadi sengketa, berujung konflik antara mantan pengacaranya dengan dua putri sang megabintang.

Matias Morla, mantan pengacara Maradona, menuding Dalma dan Giannina, dua putri sang legenda, tidak merawat ayah mereka dengan baik. Tuduhan itu dilontarkan Morla setelah kantornya digerebek polisi anti-penipuan.

“Maradona ditinggalkan, itu jelas. Dia meninggal sendirian, terlepas dari saudara perempuan yang dia ajak bicara setiap hari dan (mantan pacarnya) Veronica Ojeda, yang menemuinya bersama Dieguito Fernando, putranya,” kata Morla kepada America TV, Senin lalu.

Dilansir AFP, Kamis (8/4/2021), kantor Morla digerebek pada Senin untuk diselidiki, karena Dalma dan Giannina pada 12 Maret mengajukan aduan terkait penipuan administrasi.

Kedua putri legenda Boca Juniors dan Napoli itu meminta penyelidikan atas penggunaan merek Maradona oleh perusahaan bernama Sattvica yang dimiliki Morla.

Mereka menuduh Morla berkhianat dan tidak jujur dalam pengelolaan hak merek serta citra Maradona setelah kematiannya. Sattvica kini dilarang menggunakan merek tersebut, tetapi Morla tidak terima dan balas menuduh kedua putri Maradona sebenarnya mengincar uang.

“Diego bilang, erek Maradona akan ditunkan ke saudara perempuanku, gambar itu akan diturunkan ke ahli warisku,” kata Morla dikutip dari AFP.

Ia menambahkan, kapten Argentina saat juara Piala Dunia 1986 itu menyerahkan dokumennya yang sudah ditandatangani ke pengadilan Dubai pada 2015 atau 2016.

“Dalma dan Giannina tidak menyukai saya karena pada 2014 kami mengambil kartu kredit mereka,” tambah Morla yang mengaku sudah berseteru dengan keduanya selama bertahun-tahun.

Maradona meninggal karena serangan jantung pada 25 November dalam usia 60 tahun, saat memulihkan diri dari operasi pengangkatan gumpalan darah dari kepalanya.

Dalam penyelidikan terpisah, pihak berwenang menyelidiki perawatan Maradona untuk mencaritahu apakah ada keteledoran atau malpraktik. (afp/m11)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2