Waspada
Waspada » Warga Nilai Bantuan Dampak Covid-19 Nagan Picu Konflik Sosial
Aceh Headlines

Warga Nilai Bantuan Dampak Covid-19 Nagan Picu Konflik Sosial

TEUKU Ridwan mewakili tokoh masyarakat Nagan Raya.
TEUKU Ridwan mewakili tokoh masyarakat Nagan Raya.

NAGAN RAYA (Waspada): Bantuan yang disalurkan oleh Pemkab Nagan raya menuai protes dan dinilai dapat memicu konflik sosial antara aparat desa dengan masyarakat. Pasalnya, jumlah bantuan yang minim dan sebahagian tidak tepat sasaran.

Sejak bantuan disalurkan dari pemerintah dan para dermawan untuk masyarakar dampak Covid-19 di Kabupaten Nagan Raya hampir 6000 paket diserahkan ke kecamatan masing-masing dalam Kabupaten Nagan Raya.

Bantuan untuk warga terdampak Covid-19 tapi kriteria penerimanya fakir miskin dan para janda. Sementara yang benar-benar hilang pekerjaan nya karena Covid-19 ini tidak mendapatkan bantuan.Seharusnya kalau memang bantuannya untuk fakir miskin ya jangan bawa embel-embel Covid-19 biar tidak terjadi kecemburuan sosial di masyarakat,” tegas warga mewakili tokoh Nagan Raya kepada Waspada T. Ridwan.

Teuku menegaskan, yang miris lagi kita melihat tidak sampai 30 persen penerima dari jumlah KK di dalam sebuah desa. Sebagai contoh Desa Krueng Ceuko Kecamatan Seunagan jumlah KK 158 yang mendapat bantuan hanya 16 KK. Jadi ini kan dapat memicu konflik antara warga dengan kepala desanya.

“Sementara kami mendengar bantuan tersebut ada dari beberapa sumber seperti dari Baitul mal, Bank Aceh dan dari perusahaan lain dan dari provinsi. Kemana bantuan tersebut,” tanyanya. (Cb07)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2