Waspada
Waspada » Warga Karo Terdampak Abu Sinabung Diminta Gunakan Masker Dan Dilarang Keluar Rumah
Headlines Medan

Warga Karo Terdampak Abu Sinabung Diminta Gunakan Masker Dan Dilarang Keluar Rumah

GUNUNG Sinabung menyemburkan material debu vulkanik saat erupsi di Desa Kuta Rakyat, Naman Teran, Karo, Selasa (2/3). Gunung Sinabung erupsi dengan tinggi 5000 meter di atas puncak. Antara
GUNUNG Sinabung menyemburkan material debu vulkanik saat erupsi di Desa Kuta Rakyat, Naman Teran, Karo, Selasa (2/3). Gunung Sinabung erupsi dengan tinggi 5000 meter di atas puncak. Antara

MEDAN (Waspada): Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Karo Natanail SH MAP Peranginangin meminta agar warga yang ada di Kabupaten Karo terdampak abu Gunung Sinabung agar menggunakan masker dan tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan.

Sebab abu vulkanik yang dimuntahkan Gunung Sinabung pada pagi tadi cukup tebal.

“Warga dan wisatawan jangan masuk ke zona merah yang sudah ditetapkan begitu juga bagi wilayah yang terdampak abu diimbau tetap memakai masker dan kurangi aktifitas luar ruangan,” kata Natanail, Selasa (2/3).

Berdasarkan informasi sebelumnya pada Selasa (2/3), pukul 07:07 WIB terjadi awan panas guguran akibat kubah lava yang membeku di puncak Gunung Sinabung dengan Jarak luncuran 2000 m kearah Tenggara-Timur.

Kemudian pada pukul 07:11 WIB terjadi awan panas guguran akibat kubah lava yang membeku di puncak Gunung Sinabung dengan jarak luncuran 3000 m kearah Tenggara-Timur dan pada 07:15 WIB terjadi terjadi Erupsi diikuti awan panas guguran akibat kubah lava yang membeku di puncak Gunung Sinabung dengan Jarak luncuran 4500 m kearah Tenggara-Timur dengan tinggi kolom 5000 m.

Sementara akibat erupsi ini dampak yang terjadi di wilayah Kecamatan Tiganderket sebanyak 17 Desa sampai saat ini gelap gulita karena tertutup abu vulkanik.

Dan Guguran dapat berdampak ke masyarakat baik pemukiman maupun perladangan. (cbud)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2