Waspada
Waspada » Warga Asal Aceh Utara Tewas Dikeroyok di Tangerang Selatan
Aceh Headlines

Warga Asal Aceh Utara Tewas Dikeroyok di Tangerang Selatan

PARA relawan Persatuan Aceh Serantau sedang bersiap-siap mengantar jenazah Muhammad Bari, 37, warga asal Gampong Teupin Gajah, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara tewas setelah dihakimi massal di Kampung Cicentang RT 03/01, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (8/5). Waspada/Ist
PARA relawan Persatuan Aceh Serantau sedang bersiap-siap mengantar jenazah Muhammad Bari, 37, warga asal Gampong Teupin Gajah, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara tewas setelah dihakimi massal di Kampung Cicentang RT 03/01, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (8/5). Waspada/Ist

LHOKSUKON (Waspada): Persatuan Aceh Serantau (PAS) Jakarta, telah melaporkan kepada pihak Kepolisian, aksi pengeroyokan warga Aceh di Tangerang Selatan, Sabtu (9/5).

Muhammad Bari, 37, warga asal Gampong Teupin Gajah, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara tewas setelah dihakimi massa di Kampung Cicentang RT 03/01, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (8/5) sekitar pukul 00.30.

Ketua Umum PAS Akhyar Kamil SH menjelaskan, pihaknya melaporkan dugaan penganiayaan yang dilakukan sekelompok orang di kawasan Serpong, Tangerang Selatan.

Korban Muhamad Basri beralamat Aceh Timur, kelahiran Teumpin Gajah Gajah, Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Menurut informasi yang dihimpun Waspada dari media sosial, korban dituduh merampas motor.

Namun menurut keterangan lainnya, Muhammad Basri keluar hanya membeli rokok.

Korban yang juga alumni salah satu dayah di Bireuen, meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih berusian delapan tahun.

Akhyar Kamil menjelaskan, pihaknya hanya melaporkan kasus pengeroyokan.

“Soal kasus, apakah dia pelaku kejahatan atau bukan pelaku kejahatan saya belum berani mendahului, karena kasus telah kita serahkan kepada pihak penegak hukum,” jelasnya.

Persatuan Aceh Serantau Jakarta melaporkan kejadian yang tersebar dalam video.

Yaitu, kejadian pengeroyokan dan korban diikat di pohon.

Menurut Akhyar, polisi telah menyita kabel listrik yang digunakan mengikat korban.

Polisi juga menyita batu dan tongkat sekuriti.

Selain itu polisi juga mengamankan sejumlah pelaku.

“Saya baru pulang dari Polsek Serpong, sudah diamankan beberapa orang yang diduga pelaku ada yang sudah ditetapkan sebagai tersangka,” sebutnya.

Kasus tersebut ditangani tim pengacara dari Persatuan Aceh Serantau Jakarta dipimpin langsung Akhyar Kamil SH.

Dengan tim pengcaranya, Emiral Rangga Tranggono, SH, MH, Habibullah. SH, Rahmansyah, SH, Nico Tri Saputra. SH, Fatahuddin SH.

Sementara itu jenazah Muhammad Basri telah pulanhkan ke Aceh.

“Tadi malam sudah kita antar jenazah ke pelabuhan Merak,” sebut Ketua Umum PAS. Empat unit mobil penumpang, bersama ambulan telah bertolak ke Aceh. Selain istri dan anak korban, PAS juga mengantar sejumlah barang milik korban. (b15)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2