Waspada
Waspada » Wanita Tua Ditemukan Tewas Berlumuran Darah 
Headlines Sumut

Wanita Tua Ditemukan Tewas Berlumuran Darah 

PETUGAS Polsek Silau Kahean menggunakan pakaian APD (Alat Pelindung Diri) saat melakukan identifikasi dan evakuasi korban diduga bunuh diri, Rabu (22/4).
PETUGAS Polsek Silau Kahean menggunakan pakaian APD (Alat Pelindung Diri) saat melakukan identifikasi dan evakuasi korban diduga bunuh diri, Rabu (22/4).

SIMALUNGUN (Waspada): Tiurlen br Damanik, 65, warga Dusun Mariah Silo, Desa Mariah Buttu, Kec. Silau Kahean, Kab. Simalungun, ditemukan tewas berlumuran darah di bekas tempat masakan ternak dekat rumahnya, Rabu (22/4).

Korban diduga nekat bunuh diri akibat depresi setelah anaknya meninggal dunia.

Kapolsek Silau Kahean, Iptu JH Sinaga, melalui Kasubbag Humas Polres Simalungun, AKP Lukman Hakim Sembiring, dihubungi Kamis (23/4), membenarkan adanya temuan mayat atas nama Tiurlen br Damanik.

Diterangkan, penemuan mayat dilaporkan Kempo Purba, 60, warga Dusun Mariah Silo, Desa Mariah Buttu Kec. Silau Kahean Kab. Simalungun, sekira pukul 05.30.

Sebelumnya pelapor diberitahu oleh saksi Menauli br Damanik (adik korban) bahwa korban ditemukan dibekas masakan ternak di belakang rumah dalam keadaan terbaring dan berlumuran darah.

Sementara pisau yang diduga digunakan korban berada disamping sebelah kanan korban.

Di tubuh korban terdapat luka tusukan dibagian leher dan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Diduga korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara menusuk lehernya dengan sebilah pisau.

Dugaan ini dikuatkan keterangan Wandiner Damanik (adik kandung korban) bahwa korban sebelumnya sudah dua kali melakukan percobaan bunuh diri dan selama ini korban terlihat lebih banyak berdiam diri di rumah, setelah anak korban meninggal dunia.

Pihak Polsek Silau Kahean begitu menerima laporan langsung terjun melakukan cek dan olah TKP serta mengamanan barang bukti berupa 1 buah pisau belati, 1 pasang sandal warna hijau dan 1 unit hp merek nokia warna hitam.

Selain itu, pihak Polsek juga meminta keterangan saksi dan melakukan lidik.

Saat melakukan cek dan olah TKP serta evakuasi korban, para petugas polsek terlihat menggunakan pakaian lengkap alat pelindung diri (APD).

Sedangkan terhadap korban tidak dilakukan autopsi karena pihak keluarga tidak keberatan dan bersedia membuat pernyataan tidak keberatan. (a29)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2