Waspada
Waspada » Wali Kota Perintahkan Pembangunan Bronjong Di Perumahan Taman Polonia Dihentikan
Headlines Medan

Wali Kota Perintahkan Pembangunan Bronjong Di Perumahan Taman Polonia Dihentikan

WALI Kota Medan Bobby Nasution didampingi Kadis DPKP2R Benny Iskandar saat meninjau pembangunan bronjong di perumahan Taman Polonia. Waspada/ME Ginting
WALI Kota Medan Bobby Nasution didampingi Kadis DPKP2R Benny Iskandar saat meninjau pembangunan bronjong di perumahan Taman Polonia. Waspada/ME Ginting

MEDAN (Waspada): Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution langsung memberhentikan pembangunan bronjong di Perumahan Taman Polonia Medan, Senin (22/3).

Karena pembangunan tersebut melanggar aturan sehingga menyebabkan terjadinya penyempitan sempadan Sungai Deli.

Setibanya di lokasi, Wali Kota didampingi Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) Kota Medan Benny Iskandar langsung menyusuri pinggiran Sungai Deli.

Saat itu, para pekerja terlihat tengah membangun bronjong.

Sebagian pinggiran sungai tampak sudah selesai dicor semen.

Pembangunan bronjong telah memakan sempadan sungai.

Kondisi itu sangat meresahkan warga sekitar, sebab sungai mengalami penyempitan sehingga rentan memicu terjadinya banjir karena ruas sungai menjadi kecil sehingga tidak mampu menampung debit air saat hujan deras turun.

Wali Kota langsung mendatangi para pekerja.

“Siapa yang menyuruh membangun bronjong ini, pak?” tanya Wali Kota kepada para pekerja tersebut.

Tidak satu pun pekerja yang mengetahuinya, mereka hanya tahu untuk mengerjakan pembangunan bronjong tersebut saja.

Sementara itu, ketika petugas sekuriti Taman Polonia ketika ditanyakan terkait pembangunan bronjong, mereka mengaku untuk mengantisipasi terjadinya longsor.

“Tanahnya sering longsor pak, makanya dibronjong,” jelas salah seorang petugas sekuriti.

Tidak ingin pembangunan bronjong berlanjut, Wali Kota kemudian menginstruksikan kepada pihak terkait untuk menghentikan sementara pembangunan tersebut.

Selain melanggar aturan, pembangunan bronjong tersebut juga tanpa izin.

“Pembangunan bronjong ini menyebabkan terjadinya penyempitan Sungai Deli dan ini tidak bisa dibenarkan. Saya minta, pembangunan bronjong dihentikan untuk sementara. Apalagi, mereka tidak bisa memperlihatkan izin dari Balai Wilayah Sungai (BWS),” tegasnya.

Sesuai aturan PP No 8/2011 tentang Sungai, tidak diperkenanakan mendirikan bangunan di sempadan sungai.

Garis sempadan sungai tidak bertanggul di dalam kawasan perkotaan Pasal 8 ayat (2) huruf a ditentukan paling sedikit berjarak 10 meter dari tepi kiri dan kanan palung sungai sepanjang alur sungai. (m26)

Berita Terkait

Memuat....
UA-144743578-2