Usut Dugaan Manipulasi Bantuan Covid-19 Simalungun - Waspada

Usut Dugaan Manipulasi Bantuan Covid-19 Simalungun

  • Bagikan

MEDAN (Waspada): Terkait dugaan manipulasi timbangan Sembako batuan Covid-19 Pemvrov Sumut di Kab. Simalungun, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba meminta aparat keamanan mengusut tuntas dugaan manipulasi tersebut.

Dia memiminta jajaran Gugus Tugas Provinsi Sumut mengevaluasi jajaran pelaksana pemberi bantuan.

“Ini benar-benar parah kalau memang terjadi, karena bisa jadi preseden buruk bagi upaya penanggulangan pandemi Covid-19. Kalau perlu berikan saja uang sejumlah ketentuan jangan sembako agar lebih gampang dalam pengawasannya,” ujar Managapul, Selasa (19/5).

Mangapul menambahkan, seharusnya tidak ada pihak yang main-main mengurangi timbangan karena hal tersebut adalah perbuatan tidak bermoral, karena menyangkut bantuan Rakyat miskin.

“Bayangkan kalau setiap paket dimanipulasi 2 Kg dikalikan 78.000 paket itu sudah 156 ton dan tentu jumlah yang tidak sedikit. Jangan main-main dengan penderitaan rakyat,” Imbuh Mangapul geram.

Menurut Mangapul Fraksi PDI Perjuangan akan mengawasi seluruh bantuan yang ada di daerah agar tidak adalagi kecurangan timbangan dalam Sembako yang disalurkan kepada masyarakat.

“Fraksi PDI Perjuangan secara tegas meminta agar pihak Pemvrop, Polda, Kejatisu jangan lalai dengan masalah seperti ini apalagi dibiarkan,” katanya.

“Harus segera langsung ditangani dengan cepat, karena kalau seluruh kabupaten kota terjadi praktek seperti ini maka kita bisa bayangkan apa yang terjadi. Ini yang selalu kita wanti-wanti jika ada bahaya Tikus-19 selain Covid-19 dan kita akan awasi terus agar tidak ada pihak yang mengeruk keuntungan di tengah Pandemi,” tegas Mangapul

Mangapul juga menghimbau kepada masyarakat agar melaporkan kepada aparat keamanan apabila mendapati ada bantuan yang disunat agar rakyat tidak dirugikan.

“Kepada masyarakat kami menghimbau untuk melaporkan bila menemui kecurangan dalam bantuan Sembako pemerintah, dan rakyat harus berani melapor ketika ada kecurangan dan manipulasi yang nyata,” imbau Mangapul.

Sebelumnya diberitakan, anggota DPRD Sumut Dapil Kab. Simalungun dan Pematangsiantar, Rony Reynaldo Situmorang dan Hj Hidayah Herlina Gusti kepada wartawan, Senin (18/5) malam, usai Sidak serah terima 78.659 paket Sembako bantuan Pemprov Sumut kepada Pemkab Simalungun menemukan dugaan manipulasi timbangan bantuan Covid-19. (m05)

  • Bagikan